Sepatu lari sewajarnya dipakai saat sedang berolahraga atau berkompetisi. Tapi, bagaimana ketika dipakai untuk aktivitas sehari-hari?
Olahraga lari tak lagi hanya menjadi sebuah sarana gerak, namun kian membaur dengan gaya hidup dan membentuk fenomena unik, di mana berlari dapat menjangkau kalangan yang sangat luas melewati batasan antara olahraga dan gaya hidup, salah satunya seni.
Dewasa ini sudah banyak brand yang menyulap sepatu lari untuk kegiatan normal, bukan cuma digunakan di dalam lintasan lari atau berolahraga. Ini juga yang menginspirasi aparel asal Jerman, adidas, saat meluncurkan Adizero EVO SL.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan model masa kini, EVO SL jadi inspirasi di luar lintasan lain. Salah satunya datang dari dua fotografer gaya hidup, Alif Ghifari dan Bill Satya.
Bersama adidas Indonesia dan Adizero EVO SL, keduanya mengabadikan fenomena berlari dalam bentuk eksibisi foto bertajuk "The Art of Fast". Bertempat di Melting Pop, Mbloc, Jakarta, 14-15 Februari. The Art of Fast menjadi wadah berkoneksi dan diskusi antara penggiat olahraga dan seni.
Alif Ghifari menjadikan Atjong Tio Purwanto-pemegang rekor nasional Indonesia dalam lomba lari 3.000m steeplechase, sebagai muse-nya dalam eksibisi ini.
adidas Indonesia adakan acara "The Art of Fast" 14-15 Februari. (Foto: dok.adidas Indonesia) |
Diambil di Pengalengan, lokasi pelatihan dari PB PASI, Alif mengabadikan ekspresi Atjong Tio dengan pendekatan yang raw dan intuitif, gambar-gambar ini menangkap potongan-potongan berlari yang jarang terekspos: napas, keringat, dan ketegangan. Foto-foto ini mengungkapkan berlari sebagai sesuatu yang manusiawi dan rentan.
Baca juga: Ketika Olahraga Lari Jadi Inspirasi Fesyen |
Sementara itu, Bill Satya mengabadikan energi dari kota dan komunitas dalam berlari melalui gerakan olektif dari adidas Runners Jakarta, komunitas lari besutan adidas. Fokusnya adalah pada detail yang sering diabaikan: langkah kaki yang bergerak maju saat kendaraan melaju lewat, orang-orang yang menunggu di pinggir jalan, dan ruang urban dengan bangunan dan lampu lalu lintas yang membingkai aktivitas lari.
Selain itu, The Art of Fast juga memiliki banyak keseruan lagi seperti Community Run bersama komunitas lari seperti Degen, OA Running, USS Running, Full Send, Minutes of Miles, dan Sweat & Smile Running Club, Adizero EVO SL Customisation dengan Muklay, free running photo session dengan @photographerikutmuter,
Jadi jangan heran jika ke depannya bakal makin banyak orang-orang yang menggunakan sepatu lari sebagai sepatu sehari-hari.
(mrp/ran)












































