Redknapp Bantah Terganggu Rumor Manajer Inggris

Jelang Piala FA

Redknapp Bantah Terganggu Rumor Manajer Inggris

- Sepakbola
Minggu, 15 Apr 2012 12:47 WIB
AFP/Ben Stansall
London - Bagi Harry Redknapp, yang ada di benaknya kini hanyalah Tottenham Hotspur. Ia pun membantah bahwa rumor yang menyebutkan dia digadang-gadang menjadi manajer tim nasional Inggris telah memengaruhinya.

Redknapp memang berhak membantah. Tetapi, catatan yang diperoleh Spurs di lapangan boleh jadi menguatkan argumen soal betapa berpengaruhnya rumor tersebut pada performa skuadnya sendiri.

Ketika rumor itu baru muncul, Sir Alex Ferguson berkomentar dengan mengatakan bahwa Redknapp adalah orang tepat untuk menjadi manajer Inggris. Beberapa hari setelahnya, The Lilywhites takluk 1-3 di tangan Manchester United di White Hart Line.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dan begitulah seterusnya. Simak catatan Rafael Van der Vaart dkk. kini: dari enam laga terakhir di Premier League, hanya satu yang berhasil mereka menangi.

Target Spurs sendiri turun terus. Mereka sempat menjadi kuda hitam dalam perebutan gelar juara Liga Inggris setelah mereka pernah menduduki puncak klasemen sementara, dan cukup lama berada di urutan kedua. Namun, sejak Februari mereka mengalami penurunan performa.

Redknapp pada 30 September pernah mengatakan, timnya bisa menjadi klub London terbaik di musim ini dan hampir pasti bakal mencapai zona Liga Champions. Sebulan kemudian ia menaikkan standar keyakinannya. Setelah menang 2-0 atas Aston Villa dan naik ke peringkat ketiga, ia mencetuskan optimisme bahwa Spurs bisa menjadi penantang juara.

Optimisme itu dikuatkan lagi dengan sebuah pernyataannya pada 12 Januari. Ia mengatakan, para pemainnya bisa memenangi titel Premier League.

Redknapp bergeming dengan keyakinannya itu meskipun dua hari kemudian timnya ditahan imbang 1-1 oleh Wolverhampton, dan seminggu berikutnya kalah 2-3 di kandang Manchester City.

Target itu mulai turun setelah Spurs kalah telak 2-5 dari Arsenal pada 26 Februari dan 1-3 dari Manchester United pada 4 Maret. Redknapp mengakui, timnya berharap bisa finis nomor tiga, di atas The Gunners, dan itu berarti mereka lolos otomatis ke fase grup Liga Champions musim depan.

Target itu diturunkan lagi oleh Redknapp setelah hasil buruk dalam delapan pekan terakhir. Incaran realistis Spurs kini bisa menyelesaikan kompetisi paling buruk di posisi keempat, yang penting tetap ikut Liga Champions.

Namun, inilah yang diucapkan Redknapp ketika ditanya apakah rumor menjadi manajer Inggris itu memengaruhinya. "Saya tak pernah memikirkannya. Sejujurnya, sungguh, saya tak pernah memikirkan hal lain kecuali Tottenham Hotspur," ujarnya di Telegraph.

Redknapp kini punya tugas yang tak bisa dibilang mudah di depan mata. Spurs bakal menghadapi Chelsea di semifinal Piala FA. Bagi Redknapp, melaju ke final adalah sebuah keharusan yang sama wajibnya dengan finis di zona empat besar Premier League.

"Kami hanya ingin mengakhiri musim sebaik mungkin, masuk zona empat besar dan melaju ke final. Selain itu, tak ada hal lainnya di benak saya," tegasnya.

Spurs terakhir kali menjadi juara pada tahun 1991. Ketika itu, dalam skuad yang masih ditempati Gary Lineker dan Paul Gascoigne, mereka menjadi juara usai mengalahkan Nottingham Forest 2-1.


(roz/roz)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads