Rivalitas di Antara Dua Sahabat

Jelang Final NBA 2005

Rivalitas di Antara Dua Sahabat

- Sport
Kamis, 09 Jun 2005 15:40 WIB
Rivalitas di Antara Dua Sahabat
Jakarta - Mungkin tidak banyak yang tahu bahwa di antara pelatih Detroit Pistons Larry Brown dan arsitek San Antonio Spurs Gregg Popovich tertanam ikatan pertemanan yang sangat kuat.Hanya saja pertemanan itu mungkin takkan terlihat nyata di permukaan mulai Kamis (9/6/2006) malam waktu setempat, atau besok pagi WIB. Ya, itu karena mereka akan bertarung sebagai rival guna mendampingi tim masing-masing di babak final NBA 2005.Meski demikian, sebagai individu mereka memang punya sejarah pertemanan yang cukup manis. Popovich adalah The Best Man alias pria pendamping bagi Brown saat melangsungkan pernikahannya dulu. Tahun lalu, saat Olimpiade Athena, tugas Brown sebagai pelatih kepala tim basket AS dibantu Popovich yang bertindak sebagai asistennya.Tidak hanya di situ, kedua pelatih top NBA itu dikabarkan hampir setiap hari menggelar obrolan via telepon. Tak heran kalau anggota keluarga mereka cukup sering mengadakan pertemuan dan berbagi makanan.Hubungan dekat Brown dan Popovich dibenarkan asisten masing-masing. "Saya yakin bahwa keduanya akan makan malam bersama," tukas Dave Hanners, asisten pelatih Pistons, dikutip AP, Kamis (9/6/2005).Nada serupa juga dilontarkan tangan kanan Popovich, PJ. Carlesimo. "Saya pikir mereka tahu satu sama lain dengan baik. Dua orang ini menghabiskan waktu yang tidak sedikit yang membuat setiap orangnya tahu bagaimana cara berpikir lawannya." Namun keduanya asisten itu sepakat bahwa pertemanan tersebut akan membuat pertarungan justru semakin panas. Dave mengatakan bahwa mereka mencintai persaingan ini, sedangkan Carlesimo berpendapat bahwa adu strategi akan sangat menarik diperlihatkan.Namun antara Popovich dan Larry memiliki perbedaan yang cukup mencolok. Popovich merupakan sosok yang "biasa-biasa saja". Selain berkarir sebagai pelatih, ia lebih suka menghabiskan waktunya dengan membaca buku dan mengikuti berita-berita di sekitarnya. Sementara Larry merupakan pria "pecandu" basket. Tidak sedikit waktu luangnya dihabiskan untuk berkecimpung di dunia ini, meskipun tidak jarang pula waktunya diberikan pada keluarganya.Lalu bagaimana dengan taktik mereka nanti? Kemungkinan besar akan terlihat perbedaan yang sangat menonjol. Popovich dengan Spurs-nya dalam musim ini terlihat perkasa dengan strategi menyerang. Bisa jadi taktik ini bakal diterapkan lagi di kandang Spurs. Apalagi Tim Duncan, Bruce Bowen, Manu Ginobili tampil fit untuk gim pertama dari sistem The best of seven.Adapun Larry sepertinya akan mengandalkan pertahanan ketat untuk menghentikan laju serangan Spurs. Apalagi Dwyane Wade sebagai salah satu pendulang angka bagi Pistons belum cukup fit untuk diturunkan (cedera memar rusuk). Praktis Richard Hamilton bakal menjadi tulang punggung untuk pencetak angka.Namun semuanya baru terbukti nanti besok pagi kandang Spurs untuk membuktikan siapa yang paling handal dari dua sahabat ini. Foto: Gregg Popovich (kiri) dan Larry Brown. Sahabat yang akan bersaing. (AFP) (ian/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads