A Mild Libama Nasional 2005 Seri 1 Yogyakarta
Tim Anyar Jungkalkan Perbanas
Selasa, 16 Agu 2005 16:07 WIB
Yogyakarta - Tim anyar STMIK Mikroskil membuat aksi mengejutkan. Wakil Medan ini mengkandaskan perlawanan juara Libama dua kali STIE Perbanas dengan skor 82-53, Selasa (16/8/2005) di GOR Amongrogo, Yogyakarta.Sukses ini menjadi kemenangan kedua Mikroskil setelah di pertandingan pertama mereka hari Minggu (14/8/2005) lalu melawan STIE Bakti Pembangunan, mereka juga menang 106-77. Hasil ini membuat Mikroskil berhak menduduki peringkat satu dengan nilai empat dari dua gim mereka.Sementara STIE Perbanas harus puas dengan nilai satu dari gim ini dan secara keseluruhan telah mengoleksi poin tiga karena di pertandingan pertama, mereka menang 88-46 dari Universitas Muhammadiyah Surakarta.Pertandingan yang seharusnya bisa disebut big match ini tidak terlihat seperti pertarungan dua tim terbaik di Libama. STIE Perbanas tampak seperti tim yang baru belajar bermain karena sering melakukan kesalahan passing dan membuat kubu Mikroskil mudah menguasai pertandingan.Catat saja, 48 turnovers dibukukan STIE Perbanas dan 31 steal untuk Mikroskil yang membuat tim asal Medan itu mudah menekan pertahanan dan mencetak angka demi angka. Selain itu strategi zone defence dan man to man marking menjadi langkah tepat untuk mematikan perlawanan STIE Perbanas.Point guard Mikroskil Riki Kurniawan menjadi kontributor poin terbanyak bagi timnya dengan 20 angka disusul Karno dengan 19 angka. Sementara di pihak STIE Perbanas, Samuel Kurniho menjadi pointer mereka dengan 15 angka.Tentunya kemenangan ini disambut gembira oleh kubu STMIK Mikroskil yang memang mentargetkan kemenangan di laga ini. Asisten manajer Dani Kosasih mengatakan bahwa kunci kemenangan mereka lebih dikarenakan fisik timnya lebih baik dibanding STIE Perbanas."Sebenarnya permainan kedua tim berimbang, namun fisik pemain kami lebih unggul dibanding Perbanas. Saya juga senang melihat defence anak-anak yang baik dan jarang melakukan kesalahan," ungkapnya kepada detiksport.Untuk menghadapi pertandingan selanjutnya, yaitu melawan Universitas Padjadjaran Bandung, Dani mengatakan bahwa timnya akan berusaha sekuat mungkin untuk meraih hasil positif. "Pemain Unpad badannya besar-besar, namun kami yakin bisa meraih yang terbaik," ungkapnya lagi.STMIK Mikroskil dijadwalkan akan bertemu dengan UNPAD Bandung pada hari Sabtu (18/8/2005) pada pertandingan ketiga dan hari berikutnya akan bertemu dengan tim tuan rumah UGM. UNIKA Atmajaya Yogyakarta menjadi tim terakhir yang dihadapi Mikroskil di seri pertama ini. (ian/)











































