detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Kamis, 22 Agu 2019 12:28 WIB

Simpati Oki Wira Kepada Mantan Klub yang Nyaris Bubar Stapac Jakarta

Mercy Raya - detikSport
Oki Wira Sanjaya berharap Stapac Jakarta tak bubar. (Mercy Raya/detikSport) Oki Wira Sanjaya berharap Stapac Jakarta tak bubar. (Mercy Raya/detikSport)
Jakarta - Keputusan Stapac Jakarta untuk mundur dari kompetisi Indonesian Basketball League (IBL) direspons mantan pemainnya, Oki Wira Sanjaya. Dia berharap ada solusi terbaik dari kedua pihak.

Stapac memutuskan mundur dari kompetisi musim depan karena kekurangan pemain. Mereka tak percaya diri bisa mengarungi laga tanpa skuat yang lengkap.

Dari 15 pemain yang mereka miliki (termasuk satu pemain asing), sebelas di antaranya berpotensi tak akan memperkuat klub. Enam di antaranya dipanggil timnas, Abraham Damar, Mei Joni, Vincent Kosasih, Widyantra Putra, Kaleb Ramot Gemilang, Rizky Effendy (3x3).

Sementara itu, Agassi Yeshe memilih sekolah di Spanyol, dan dua pemain lain memilih pensiun, yakni Fandi Andika Ramadhani dan Muhammd Toyib. Satu pemain lain, Ruslan, tengah memulihkan cedera lutut yang dialaminya.


Oki Wira memutuskan tak memperpanjang kontraknya dengan Stapac Jakarta setelah kontrak habis pada Mei 2019. Dengan demikian, hanya tersisa tiga pemain saja, yaitu Fernando Tanoto, Handri Satrya Santosa, dan Kendal Yancy.

"Sangat disayangkan banget karena fan base Stapac banyak. Apalagi dia merupakan klub terlama di kancah bola basket. Kalau mundur sayang banget. Mudah-mudahan dapat solusi terbaik tim Stapac dan IBL," kata Oki Wira di GBK Arena, Senayan, Kamis (22/8/2019).

Oki mengakui jika mencari pemain pengganti memang tidak lah mudah. Tapi, dia menyayangka andai tim itu harus bubar.

"Saya sangat sadar mencari pemain sulit. Banyak yang retired, draft IBL juga hanya membolehkan rekrut dua pemain asing, ya semoga tak mundur," ujar dia.

"Ya berat. Pasti berat untuk Stapac. Apalagi baru juara IBL, progresnya juga bagus setelah dilatih pemain asing terbukti ada banyak pemain yang dipanggul Timnas, artinya kan progres sekali. Ya, semoga tim Stapac lanjut dan bisa mencetak pemain-pemain berbakat. Jadi jangan sampai pensiun," dia mengharapkan.



Simak Video "One on One Kapten CLS Knights: Cerita di Balik Juara ABL 2019"
[Gambas:Video 20detik]
(mcy/fem)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com