Menpora dan IBL Siapkan Ini agar Basket Dapat Izin seperti Sepakbola

Mercy Raya - Sport
Minggu, 21 Feb 2021 16:40 WIB
Basketball wearing surgical mask on a background chalk board with copy space for text. Concept of COVID-19 coronavirus pandemic affecting basketball seasons due to game or league suspensions or cancellations.
Menpora dan IBL Siapkan Ini agar Basket Dapat Izin seperti Sepakbola. (Foto ilustrasi: iStockphoto/ronniechua)
Jakarta -

Menpora Zainudin Amali dan IBL membuat persiapan agar ajang basket di Indonesia bisa mendapatkan izin keramaian seperti halnya sepakbola baru-baru ini.

Sepakbola akhirnya mendapat izin setelah melalui proses rapat koordinasi yang panjang dan penundaan beberapa kali sehubungan pandemi Corona.

Proses penyerahan izin dilakukan Kapolri Listyo Sigit Prabowo kepada Menpora Zainudin Amali pada 18 Februari lalu di kantornya. Kemudian diberikan kepada PSSI melalui Mochammad Iriawan pada keesokan harinya.

Sebagai cabor yang sama-sama akan menggelar kompetisi, basket juga berpeluang mendapat perlakukan yang sama seperti halnya izin buat sepakbola. IBL 2021 rencananya bergulir Maret mendatang setelah mengalami penundaan pada Januari lalu.

"Untuk basket minggu depan akan ada rapat koordinasi lagi sama seperti bola kemarin," kata Menpora Amali kepada detikSport, Minggu (21/2/2021).

"Rakor dihadiri oleh peserta yang hadir pada saat (rapat) dengan sepakbola waktu lalu. Yang berganti hanya PSSI dan PT LIB. Mereka digantikan Perbasi dan IBL. Materi bahasannya sama," dia menjelaskan.

Nah, selain lewat pernyataan Menpora, Direktur Utama IBL Junas Miradiarsyah juga mengaku telah menyiapkan berbagai persyaratan agar kompetisi basket juga bisa berjalan sesuai rencana.

Adapun hal-hal yang dipersiapkan menyangkut teknis dan kesiapan lainnya. Seperti dokumen protokol kesehatan yang telah mendapat rekomendasi langsung Kementerian Kesehatan dan Satgas COVID-19 hingga hasil simulasi yang pernah dilakukan secara rinci.

"Simulasi rinci yang telah disiapkan, termasuk bagaimana penerapan pengawasan protokol. Karena fungsi pengawasan merupakan hal yang penting. Selain itu, kami juga memastikan agar penggemar tetap bisa terlayani tanpa harus datang ke lokasi," kata Junas dikonfirmasi detikSport.

Lebih jauh, Junas mengatakan bahwa selama ini pihaknya juga sudah melakukan pematangan dalam hal persiapan teknis karena sebetulnya awal rencana diselenggarakan di Januari lalu, namun harus tertunda karena adanya kebijakan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

"Dalam hal izin, IBL juga terus berkoordinasi kembali meskipun Januari lalu mendapat penundaan, baik kepada Kemenpora dan kepolisian. IBL juga mengikuti rapat koordinasi lalu bersama-sama dengan PSSI untuk mendapatkan arahan dari Polri," ujarnya.

Simak juga video 'Menpora Serahkan Izin Penyelenggaraan Pra Kompetisi Ke PSSI':

[Gambas:Video 20detik]



(mcy/krs)