Gading Marten Jadi Presiden Klub IBL Ini

Mercy Raya - Sport
Selasa, 12 Okt 2021 17:35 WIB
West bandits Solo
Gading Marten Jadi Presiden Klub IBL Ini (dok West bandits Solo)
Jakarta -

Selebritis Gading Marten secara resmi memimpin klub Indonesian Basketball League (IBL) West Bandits Solo. Ia didapuk sebagai presiden klub.

Penunjukkan itu diumumkan West Bandit Solo dalam keterangan tertulisnya Selasa (12/10/2021). Pemilik dari West Bandits Solo, kakak beradik William Ongkowijaya dan James Winson, menyebut alasan dibalik pihaknya mau bekerja sama dengan Gading. Salah satunya karena ada kesamaan visi.

Diketahui setelah debut di IBL pada musim 2021, West Bandits Solo sadar akan keberadaannya sebagai klub baru di kancah bola basket profesional Indonesia. Meski berhasil mencetak sejarah dengan menembus babak final four di musim perdana, West Bandits Solo masih harus melakukan inovasi-inovasi baru.

Utamanya menyambut musim keduanya, mereka ingin lebih fokus dalam membangun West Bandits Solo menjadi klub basket yang disegani di tanah air. Selain Gading, West Bandits juga mengajak Norman Sebastian bergabung guna memperkuat manajemen.

"Gading dan Norman bergabung karena keduanya memiliki kesamaan visi. Kami sama-sama ingin membangun generasi muda melalui bola basket sebagai kendaraannya. Tentu kehadiran mereka akan menambah kekuatan klub secara keseluruhan dan mengisi kebutuhan yang diperlukan oleh klub," kata William.

West bandits Solo (dok West bandits Solo)

Selain sharing saham, bersama West Bandits Solo nantinya Gading akan menjabat sebagai presiden klub. Sementara itu Norman yang berpengalaman menjadi Manajer Timnas 3X3 Putri Indonesia akan menduduki posisi wakil presiden klub bagian pengembangan bisnis.

"Pertama dengar nama West Bandits langsung merasa unik yah, pasti orang berpikir kenapa namanya Bandits? Ternyata setelah berdiskusi akhirnya saya tahu makna di balik nama West Bandits. Saya sekarang semakin yakin bahwa basket itu ternyata bisa mengubah hidup seseorang dan mampu memberikan masa depan yang lebih baik," ucap Gading.

"Melalui digital platform yang saya punya, saya rasa perlu banget kita untuk membagikan cerita - cerita luar biasa yang terjadi selama proses perubahan
tersebut. Ini memberikan harapan buat banyak orang. Dan itu yang kita butuhkan, terutama disaat-saat seperti sekarang ini," lanjutnya.

Adapun target Gading Marten bersama West Bandit Solo ialah keinginan untuk meningkatkan atmosfer bola basket di Kota Solo. Hal senada juga menjadi tujuan utama dari Norman bergabung dengan West Bandits Solo. Ingin menjadikan klub sebagai wadah pembibitan pebasket dari Jawa Tengah.

"Selain jadi wadah pembibitan pebasket muda, saya juga ingin memperbesar nama West Bandits Solo di kancah olahraga nasional. Yang terpenting bagi saya,
membangun karakter yang baik dari para pemain," ungkap Norman.

"Tentu saya mau menjadikan Kota Solo sebagai baromater perkembangan bola basket nasional di luar Jakarta. Dan satu lagi tugas penting saya, untuk merapikan manajemen supaya lebih efisien karena memang itu background saya sebagai pengusaha," tambahnya.

Cita-cita yang ingin diwujudkan Gading dan Norman membuat West Bandits Solo menjadi semakin siap dalam menghadapi persaingan antar klub di ajang IBL. Apalagi musim 2022 mendatang, kompetisi IBL akan diikuti oleh empat klub baru yang akan membuat peta persaingan semakin ramai.

"Tentu persaingan IBL ke depannya akan semakin kompetitif yah. Tapi West Bandits Dolo masih sama fokusnya, ingin menjadi tim juara. Jadi dengan bergabungnya Gading dan Norman tentu akan membuka kesempatan semakin besar," tutup James.

(mcy/cas)