Menpora Optimistis Timnas Basket Tampil Maksimal di FIBA Asia Cup

Mercy Raya - Sport
Jumat, 01 Apr 2022 21:50 WIB
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali menyampaikan keterangan pers menjelang pertandingan terakhir Liga 1 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (31/3/2022). Menpora Zainudin Amali mengapresiasi suksesnya pelaksanaan Liga 1 2021/2022 pada masa pandemi COVID-19 dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/rwa.
Menpora Zainudin Amali yakin Timnas Basket akan maksimal di FIBA Asia Cup 2022. (Foto: ANTARA FOTO/FIKRI YUSUF)
Jakarta -

Menpora Zainudin Amali optimistis Timnas basket Indonesia bisa berbicara banyak di FIBA Asia Cup. Untuk mewujudkan itu, para pemain wajib tampil all out.

Hal itu disampaikan politikus Golkar tersebut dalam acara 'Ngobrol Bareng Anak Basket FIBA Asia Cup Indonesia 2022' di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (1/4/2022).

Menyosong FIBA Asia Cup yang dimulai 12-24 Juli mendatang di Jakarta, Amali mengatakan pentingnya FIBA Asia Cup ini bagi kemajuan olahraga basket Indonesia di mata dunia.

"Kita tahu bahwa FIBA Asia Cup ini penting buat Indonesia untuk menentukan bisa tidaknya basket kita lolos ke Piala Dunia 2023. Makanya, kita harus all out di sini," kata Amali.

"Saya sendiri punya keyakinan dan setelah mendapatkan informasi dari Bapak Erick Thohir tentang data-data Timnas kita, mudah-mudahan walaupun kita ada pool yang agak bagus, tapi anak-anak tetap harus dipersiapkan dengan baik," tuturnya.

"Insya Allah akan lolos FIBA World Cup," tambah Menpora asal Gorontalo tersebut.

Sebagai informasi, peluang Timnas basket Indonesia lolos melaui kualifiksi FIBA World Cup 2023 kian tipis setelah menelan dua kekalahan.

Indonesia sejatinya mengusung kemenangan di window II melawan Arab Saudi dan Yordania pada 24 Februari dan 27 Februari. Mereka wajib menang demi menjaga kans lolos melalui kualifikasi. Namun, dari dua laga itu keduanya tak ada yang berhasil. Setelah takluk 66-95 dari Arab Saudi, Abraham Damar dkk juga dibungkam Yordania dengan skor 64-94.

Kekagalan ini tak hanya membuat kans Timnas semakin tertutup, tapi juga membuat posisi skuad Merah-Putih kian terpuruk di posisi buncit (keempat) Grup C kualifikasi FIBA World Cup 2023. Sekalipun, menyisakan dua pertandingan melawan Arab Saudi dan Yordania di Jakarta medio tahun ini.

Namun, masih ada satu jalan buat Timnas basket Indonesia, andai kata gagal lewat kualifikasi yaitu FIBA Asia Cup 2021. Minimal Indonesia harus mencapai 8 besar untuk bisa tampil di FIBA World Cup 2023, di mana Indonesia menjadi tuan rumah bersama Jepang dan Filipina.

Adapun Indonesia berada di Grup A bersama Arab Saudi, Yordania, Australia, Indonesia. Mampukah?

(mcy/cas)