Panasia Raih Kemenangan Pertama

IBL 2006

Panasia Raih Kemenangan Pertama

- Sport
Rabu, 26 Jul 2006 20:35 WIB
Jakarta - Garuda Panasia meraih kemenangan pertamanya di seri ketiga putaran kedua IBL 2006 setelah mengalahkan Angsapura Sania dengan skor 67-58.Di Hall A Gelora Bung Karno, Senayan, Rabu (26/7/2006), Panasia mengawali partai pertamanya dengan baik. Skuad besutan David Zamar itu unggul 20-13 di akhir kuarter pertama.Kondisi tersebut bertahan hingga kuarter kedua berakhir. Meski mendapatkan tekanan Angsapura, Panasia masih bisa menuai angka demi angka. Banyaknya turnover yang dilakukan Andre Tiara cs (19) untungnya juga tidak berpengaruh pada perolehan angka.Hal tersebut tidak terlepas dari jeleknya field goal anak-anak Angsapura. Sampai kuarter kedua, mereka cuma dapat mengkonversi 7 peluang (dari 29 kesempatan) menjadi angka. Akibatnya kuarter ini mereka tertinggal 24-32.Kuarter ketiga, Angsapura mencoba meningkatkan tekanan, sekaligus memperbaiki field goal. Namun hal tersebut masih belum berhasil mengubah kedudukan. Skor sementara tetap 41-50 untuk Panasia.Pada kuarter keempat, Panasia mulai kembali pada permainan awalnya. Dimotori oleh Agustinus "Aguy" Sigar dan Andre Tiara, Panasia lepas dari tekanan Angsapura. Setelah sempat disamakan 51-51 oleh Angsapura, Andre menyumbang tiga poin penting, disusul enam poin beruntun oleh Aguy. Panasia akhirnya kembali menjauhi Angsapura dan menutup pertandingan dengan skor akhir 67-58.Usai pertandingan, manajer Panasia, Simon Pasaribu mengatakan bahwa Panasia sempat bermain terlalu terburu-buru pada awal pertandingan. "Mereka terlalu terburu-buru. Kurang sabar dan tidak mendengarkan instruksi pelatih," kata eks manajer Satria Muda Britama itu.Untung, Aguy dan Andre bermain baik. Pada pertandingan itu Andre menjadi pencetak angka terbanyak dengan sumbangan 15 angka plus 7 rebound. Sementara Aguy mengemas 11 angka. Sedangkan center andalan Panasia, Cokorda Raka menyumbang 9 angka dan 19 rebound.Di kubu Angsapura, Gugi Maulana menjadi penyumbang angka terbanyak (12 angka), disusul Teguh Arifianto (11 angka) dan Andre Sjahnaz (10 angka)."Waktu poin sama (51-51), Marcello bikin kesalahan, dua kali dan itu membuahkan angka buat Panasia. Saya sempat kesal, saya bilang buat apa. Tadinya kami berharap pada Cello, sayang ternyata dia belum bias," tukas pelatih Angsapura, Freddy Gorey, yang pada pertandingan itu gagal mencetak satu poin pun. (lom/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads