Satria Muda Target Juara Lagi di Musim IBL 2023

ADVERTISEMENT

Satria Muda Target Juara Lagi di Musim IBL 2023

Mercy Raya - Sport
Sabtu, 03 Des 2022 20:50 WIB
Tim basket Satria Muda Pertamina Jakarta mengangkat trofi juara IBL Tokopedia 2022 setelah menang atas Pelita Jaya Bakrie Jakarta pada pertandingan final gim 2 IBL Tokopedia 2022 di Gor C-Tra Arena, Bandung, Jawa Barat, Minggu (28/8/2022). Satria Muda Pertamina Jakarta berhasil meraih gelar juara usai mengalahkan Pelita Jaya Bakrie Jakarta dengan skor 89-74. ANTARA FOTO/Novrian Arbi/nym.
Satria Muda targetkan juara IBL 2023. (Foto: ANTARA FOTO/NOVRIAN ARBI)
Jakarta -

Satria Muda kembali mematok target menjadi juara di Indonesia Basketball League (IBL) musim 2023. Harapan itu disampaikan Presiden Klub Satria Muda, Baim Wong.

Baim memaparkan target itu di sela-sela perayaan atas prestasi Satria Muda dalam dua musim terakhir yang sukses menjadi juara back to back di kompetisi bola basket nasional.

"Insya Allah tahun depan kita juara lagi, Insya Allah," ucap Baim di acara Back2Back Celebration & Champions Banner Reveal, di BritAma Arena, Mahaka Square, Sabtu (3/12/2022).

Bukan tanpa alasan, Baim mengatakan demikian. Ia meyakini hal tersebut karena ia menilai mental timnya saat bertanding paling baik di antara tim-tim basket lainnya.

Hal itu juga dibuktikan saat Satria Muda sukses menjadi juara beruntun, dalam dua edisi terakhir, yang juga sekaligus mengukuhkan prestasi mereka yang akan menginjak usia 30 tahun.

"Yang saya lihat karakter dari pemain, staf, semuanya termasuk Pak Etho (Erick Thohir), mencontohkan saya bagaimana menjadi juara. Saya belajar mental ketika bertanding. Bagi saya, mental nomor satu ya di Satria Muda," ujarnya.

Patut diketahui, Satria Muda pernah juara back to back bukan kali pertama. Sebelumnya, klub yang ber-home base di Mahaka Arena ini pernah menjadi juara dari enam kali beruntun sejak 2006 sampai musim 2011-2012.

Setelah itu, Aspac sukses merebut kedigdayaan Satria Muda. Sebelum akhirnya, klub asal Jakarta itu kembali juara pada musim 2014-2015, 2018, 2021, dan 2022.

"Sejak awal saya membina Satria Muda ialah perjalanan membangun karakter anak bangsa Indonesia ke depan. Juara simboliknya, itu prestasi luar biasa. Tapi karakter ini yang mau dibangun," kata Erick Thohir, tokoh olahraga nasional.

"Kontribusi bagaimana karakter generasi muda ke depan itu harus lebih baik. Apalagi kita di era kompetisi yang lebih tinggi," Erick menambahkan.

"Lihat saja Kejuaraan Dunia (Piala Dunia) tiga klub Asia masuk 16 besar. Artinya ada peningkatan. Pasti mereka membangun kultur dan budaya. Jepang dan Korea masuk. Australia tidak usah dibahas, tapi itu lah representasi Asia."

"Nah, inilah kultur-kultur ini yang kita harapkan bagaimana kita juga dorong pembangunan karakter generasi muda kita. Apalagi sekarang mayoritas muda," ujar Erick.



Simak Video "Momen Baim Wong Damai dengan Salah Satu Pelapor Prank KDRT"
[Gambas:Video 20detik]
(mcy/bay)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT