Balapan di Brasil pada 21 Oktober 2007 menjadi klimaks kompetisi F1 musim lalu. Sebelum balapan, tiga pembalap berpeluang merebut titel juara. Tapi dibandingkan Raikkonen dan Fernando Alonso, kans Lewis Hamilton yang paling besar.
Ketika itu pembalap McLaren tersebut unggul empat poin dari Alonso dan tujuh angka dari Raikkonen. Dari balapan yang penuh drama itu, Raikkonen tampil sebagai juara dengan keunggulan satu poin saja dari Hamilton.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kejadian di awal balapan itu kelak melempangkan jalan buat "Si Manusia Es" finish terdepan dan menjadi juara. Hamilton, selain sempat pula berduel sengit dengan Alonso, juga mengalami masalah pada girboks. Mobilnya melambat, dan hanya finish di urutan ketujuh. Dua poin tak cukup buat dia mejadi juara dunia dalam statusnya sebagai rookie.
Akhir pekan ini Massa akan tampil sebagai protagonis bersama Hamilton. Sekarang giliran dia yang harus menang. Sama seperti rekan setimnya Raikkonen tahun lalu, syarat buat Massa untuk bisa juara sangat berat: ia harus juara sedangkan Hamilton tak boleh finish di posisi lima besar -- hal yang di atas kertas takkan mustahil dicapai Hamilton.
Banyak skenario untuk melahirkan kejutan-kejutan pada balapan Minggu (2/11/2008) tengah malam nanti. Tidak hanya skenario buat menjadikan Massa sebagai juara, tapi juga untuk memuluskan Hamilton jadi kampiun kali ini -- misalnya, apa yang bisa dilakukan Heikki Kovalainen untuk mendukung teman baiknya itu.
Salah satu modal yang dimiliki Massa adalah fakta dia bermain di kandang sendiri. Ia bahkan lahir di Sao Paulo, yang mana Interlagos ada di pinggiran kota terbesar di Brasil itu pula. Sudah menjadi hukum alam bahwa bermain di depan pendukung sendiri bisa menambah kobaran api semangat di dada. Mendengar sorak-sorai penonton, pasti seseorang makin terpecut adrenalinnya.
Massa punya trek rekor yang cukup manis tampil di Interlagos. Musim lalu ia bisa saja menang kalau tidak punya motif membantu partner. Tapi ia "memilih" runner up. Tapi, dua tahun lalu pria kelahiran 25 April 1981 itu berdiri di podium teratas, mengalahkan Alonso dan Jenson Button.
Untuk balapan menentukan minggu ini,warga Brasil sudah memberi dukungan moral. Tiket untuk sirkuit berkapasitas sekitar 75 ribu orang itu dilaporkan sold out, bahkan sejak bulan Juni. Sampai berita ini diturunkan, seperti dikutip ITV, karcis yang masih tersedia cuma untuk sesi latihan Jumat dan kualifikasi, dan itupun jumlahnya relatif sedikit, dan diperkirakan bakal tandas juga.
Secara fungsi, Interlagos sudah siap mendukung Massa. Kibaran bendera Brasil dan Ferrari, jargon-jargon heroik pada poster dan spanduk-spanduk pasti dominan untuk Massa. Suami Anna Rafaela Bassi itu tentu akan lebih bersemangat.
Cukupkah? Tentu saja tidak. Fans Hamilton dan McLaren tetap masih punya banyak keuntungan, terbesar dari segi teknis. Terkait Interlagos, secara verbal pun Hamilton toh takkan mendengarkan cemoohan-cemoohan yang mungkin diriuhkan fans Massa dan publik Brasil, sebagai sebuah cara mengganggu konsentrasi pemain lawan. Maklum, sirkuit balapan bukanlah stadion sepakbola, misalnya, di mana atlet bisa saja mendengarkan langsung ejekan buat mereka. Itu sebabnya pesepakbola legendaris Manchester United, Eric Cantona, sampai menerjang seorang penonton dengan tendangan kungfu, karena mengaku mendengar ejekan yang kelewatan. Di dalam kokpit jet darat yang bising oleh mesin, Hamilton paling-paling hanya bisa mendengar dengan jelas instruksi-instruksi dari pitstop lewat alat komunikasi di telinga.
Jadi, Massa memang perlu lebih banyak cara untuk mengoptimalkan upayanya mengalahkan Hamilton dan merebut gelar juara. Interlagos memang sebuah faktor buat dia, tapi tidak satu-satunya.
Daftar juara GP Brasil:
2007 - Kimi Raikkonen (Ferrari)
2006 - Felipe Massa (Ferrari)
2005 - Juan Pablo Montoya (McLaren)
2004 - Juan Pablo Montoya (Williams)
2003 - Giancarlo Fisichella (Jordan)
2002 - Michael Schumacher (Ferrari)
2001 - David Coulthard (McLaren)
2000 - Michael Schumacher (Ferrari)
1999 - Mika Hakkinen (McLaren)
1998 - Mika Hakkinen (McLaren)
(a2s/krs)











































