Ngotot-nya Rubinho Coba Pikat Honda

Go-Kart Challenge

Ngotot-nya Rubinho Coba Pikat Honda

- Sport
Senin, 01 Des 2008 05:00 WIB
Ngotot-nya Rubinho Coba Pikat Honda
Fioranopolis - Menangnya Rubens Barrichello di ajang International Challenge of Go-Kart Champs di Brasil memiliki arti positif baginya. Rubinho berharap Honda akan terpikat padanya.

Rubinho menjadi yang terbaik dalam ajang eksebisi gokart yang dibumbui acara amal di Fioranopolis, Senin (1/12/2008) dinihari WIB. Ia mengungguli nama-nama besar lain seperti Felipe Massa dan Michael Schumacher.

Namun bukan mereka yang jadi perhatian pembalap berusia 36 tahun itu. Adalah Lucas di Grassi yang menjadi 'incaran' Rubinho dalam event ini. Pasalnya, Di Grassi adalah rival kuat Rubinho untuk memperebutkan satu kursi di tim F1 Honda musim depan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hasilnya, Rubinho memang mengungguli Di Grassi. Di balapan pertama, eks pembalap Ferrari itu menjadi juara pertama diikuti Di Grassi. Secara keseluruhan Rubinho mengumpulkan 36 poin sementara Di Grassi satu lebih sedikit.

"Bisakah kita mengirimkan rekaman ini dengan cepat ke Honda?" ucap Rubinho, mungkin separuh berkelakar, seusai balapan pertama kepada Globo TV dan dikutip Canadian Press.

Dari komentarnya, Rubinho memang tampak sangat ngotot untuk menjadi yang terbaik di acara yang juga bertujuan mengumpulkan dana amal untuk korban banjir itu. Ia tak segan mengkritik gaya membalap Di Grassi.

"Semua orang ingin memenangi balapan ini. Tetapi kita tidak bisa berkeliaran menabraki orang lain di trek. Apalagi ini adalah acara karitatif," timpal pemilik sembilan titel GP tersebut.

Rubinho adalah pembalap Honda dari tahun 2006 hingga tahun ini. Namun dengan catatannya yang relatif tak bagus di dua tahun terakhir, Honda enggan memastikan apakah Rubinho akan tetap membalap untuk mereka tahun depan.

Di Grassi muncul sebagai salah satu kandidat pengisi satu kursi Honda menemani Jenson Button. Pemuda Brasil berusia 24 tahun itu saat ini bertindak sebagai penguji untuk Renault. Tahun 2008, Di Grassi menduduki peringkat tiga ajang GP2 yang kerap disebut sebagai 'F1 Junior'.

(arp/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads