Barrichello: Pertanda di Balik Kecelakaan Massa

Barrichello: Pertanda di Balik Kecelakaan Massa

- Sport
Minggu, 26 Jul 2009 06:27 WIB
Barrichello: Pertanda di Balik Kecelakaan Massa
Hungaroring - Rubens Barrichello prihatin dengan kecelakaan yang dialami Felipe Massa. Ia menegaskan bahwa musibah tersebut merupakan sebuah pertanda bagi olahraga otomotif.

Barrichello sedang dalam suasana yang penuh kesedihan. Sebuah kerusakan yang dialami mobilnya membuat pembalap lain mengalami kecelakaan dan menderita cedera serius.

Sebuah benda yang dikonfirmasi oleh tim BrawnGP sebagai damper yang terlepas dari mobil Barrichello menghantam helm Massa. Selanjutnya, pembalap Ferrari itu mengalami kecelakaan. Cedera parah membuatnya harus dioperasi dan dipastikan absen di balapan hari ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya mencoba memposisikan diri saya ke kondisi yang dialami Massa. Kami berdua sama-sama orang Brasil dan kadang kami merasa sebagai keluarga, kadang tidak. Namun ketika kita semua menyadari sesuatu terjadi, maka kita ingin mengetahui keadaan siapa pun yang kita kenal," tukas pembalap Barrichello, dilansir dari Eurosport.

"Saya ingin di samping Massa karena tidak ada satu pun keluarganya ada di sini," lanjut pembalap kedua BrawnGP itu.

Menurut Barrichello kecelakaan ini merupakan sebuah pertanda bagi dunia olahraga otomotif. "Saya tidak percaya ada kejadian yang bersifat kebetulan. Semua hal terjadi karena ada alasannya," ujar pria yang biasa disapa Rubinho itu.

Barrichello sendiri pernah mengalami kecelakaan hebat di sirkuit Imola tahun 1994. Sirkuit itu juga memakan nyawa pembalap Brasil lainnya, Ayrton Sennia serta pembalap Austria Roland Ratzenberger.

"Imola merupakan pertanda. Setelah itu mobil dikembangkan lebih baik lagi. Sayang kami kehilangan rekan. Itu sungguh meneyedihkan."

"Menurut saya, insiden Massa ini merupakan pertanda kedua," lanjutnya sembari merujuk kepada kematian pembalap F2 Henry Surtees sepekan yang lalu sebagai pertanda pertama.

"Kami di asosiasi pembalap grand prix (GDPA) sudah membahas ini dan sesuatu harus dilakukan," pungkasnya.
(nar/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads