'Stop Ribut-ribut Sendiri, F1!'

'Stop Ribut-ribut Sendiri, F1!'

- Sport
Rabu, 09 Sep 2009 23:28 WIB
Stop Ribut-ribut Sendiri, F1!
London - Sebagai seorang calon Presiden FIA yang baru, Ari Vatanen mulai berkampanye dengan sebuah janji manis yaitu jika terpilih nanti, ia bakal menyelesaikan konflik yang sedang terjadi antara FIA dan tim-tim Formula 1.

Max Mosley yang masih menjabat sebagai presiden FIA akan habis masa baktinya bulan depan. Sebagai calon suksesor, Vatanen akan bersaing ketat dengan mantan bos Ferrari, Jean Todt, yang merupakan teman dekat dari Mosley.

Seperti diketahui bahwa Formula 1 musim ini boleh dibilang sebagai yang terburuk karena masalah peraturan baru yang banyak ditentang oleh tim. Dan yang menjadi problem utama adalah soal ide Mosley mengenai pembatasan budget cap untuk musim depan untuk setiap tim maksimal yaitu 40 juta poundsterling.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kontan saja niatan Mosley itu ditentang oleh delapan tim peserta balapan jet darat itu. Bahkan kumpulan tim tersebut sempat mengutarakan ingin membuat balapan tandingan F1 musim depan.

Menyikapi kekisruhan yang terjadi tersebut, Vatanen pun mengatakan kalau para pelaku F1 baik FIA maupun FOTA (asosiasi tim peserta F1) bisa sesegera mungkin menghentikan perdebatan panjang soal budget cap tersebut dan lebih baik berdiskusi bersama untuk mencari solusi untuk masalah itu.

"F1 harus segera menghentikan pertengkaran di antara mereka itu. Kita harus menciptakan suasana yang stabil dan visi yang jelas ke depannya. Kita hanya bisa melakukannya dengan bekerja sama," seru Vatanen kepada BBC Sport.

"FIA dan tim-tim peserta F1 harus duduk bersama di satu meja dan melakukan perubahan peraturan untuk ke depannya secara bersama-sama karena kami semua adalah stakeholders, kami sama-sama mempunyai ketertarikan akan F1," pungkasnya.

Dari perkataan Vatanen tersebut bisa ditarik kesimpulan bahwa ia sebagai calon suksesor Todt di FIA menilai kalau keputusan soal budget cap itu tidak bakal berjalan dengan mulus. Yang ditakutkannya adalah bila nantinya, Todt yang merupakan orang dekat Mosley, terpilih maka ide tersebut bisa saja terlaksana dan balapan Formula 1 akan benar-benar terpecah belah. (mrp/arp)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads