Button: Semoga Rosberg Dihukum

Button: Semoga Rosberg Dihukum

- Sport
Minggu, 04 Okt 2009 15:46 WIB
Button: Semoga Rosberg Dihukum
Suzuka - Pemuncak klasemen sementara pembalap Jenson Button bisa jadi tidak puas dengan raihan satu poin di GP Jepang. Ia mengklaim masih punya harapan meraih poin lebih. Syaratnya, Nico Rosberg harus dikenai penalti.

Button finis kedelapan di GP Jepang yang digelar Minggu (4/10/2009) siang WIB. Tambahan satu poin belum menggeser posisinya dari puncak klasemen sementara pembalap dengan poin 85.

Namun dengan dua balapan tersisa ia masih belum aman dari kejaran Rubens Barrichello di tempat kedua (71 poin) dan Sebastian Vettel di tempat ketiga (69 poin).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sudah jelas saya kehilangan banyak poin dari Sebastian Vettel. Namun saya cuma kehilangan satu poin dari Rubens Barrichello. Sungguh menyenangkan bisa meraih satu atau dua poin dan finish tepat di belakang Rubens," demikian ujar Button menilai penampilannya seperti dikutip dari BBC.

Namun pembalap berkebangsaan Inggris itu masih berharap bahwa akan ada revisi untuk hasil GP Jepang ini yang memungkinkan perolehan poinnya bisa bertambah.

Menurut Button, Rosberg yang dalam balapan finis kelima seharusnya mendapatkan hukuman akibat tak menurunkan kecepatan ketika safety car keluar.

"Saya tidak bisa mengatakan bahwa poin satu (yang didapatkan) merupakan hasil akhir GP Jepang. Sebab Rosberg justru mencatat waktu terbaiknya ketika safety car keluar," ujar pembalap berusia 29 tahun itu.

"Dia mencatat waktu lebih cepat empat detik dari saya dan Rubens. Padahal ketika itu kami harusnya melaju dengan kecepatan yang sama dan itu bisa dilihat di panel di setiap mobil. Saya yakin Rosberg akan dikenai penalti atas tindakannya itu," tutup Button.

Meski "berdoa" agar ada berkah, namun kekasih Jessica Michibata itu sudah menyiapkan diri menatap seri yang tersisa. "Masih ada dua balapan lagi dan kami harus mempersiapkan mobil dengan sebaik mungkin. Saya sangat bersemangat menyambut dua balapan itu dan saya mengincar kemenangan di Brasil," tuntasnya. (nar/a2s)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads