Briatore mendapat sanksi larangan terlibat dalam kegiatan Formula 1 pada September silam terkait dengan skandal pengaturan GP Singapura 2008. Dia yang saat itu menjabat sebagai team principal dinyatakan sebagai pihak yang bertanggung jawab.
Merasa tidak terima, Briatore pun menempuh jalur hukum. Dia merasa ada semacam keberpihakan dalam vonis yang ditimpakan kepadanya lantaran hakim pengadilan dikendalikan oleh presiden F1 kala itu, Max Mosley.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Media-media setempat mewartakan bahwa vonis seumur hidup untuk Briatore pada 21 September silam merupakan sesuatu yang 'sudah diatur'.
"Pengadilan memutuskan bahwa sanksi itu tidak legal," begitu pembacaan keputusan di pengadilan Paris seperti diwartakan Autosport.
(arp/krs)











































