Tujuh gelar juara dunia sudah dikantongi Schumi selama karirnya di F1. Lantas apa yang kurang sehingga pria 41 tahun itu memutuskan kembali dari pensiun dan beraksi lagi di lintasan F1 mulai musim depan?
Ada yang berspekulasi bahwa Schumi ingin membuktikan diri bisa sukses tanpa kontroversi. Alasannya, selama karirnya yang sukses pembalap asal Jerman itu memang tak lepas dari kontroversi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pembalap yang kini membela Mercedes GP tersebut nyatanya memang beberapa kali melakukan tindakan yang kontroversial. Pada tahun 1997, misalnya, ketika dia berusaha menabrak Jacques Villenuve dalam balapan penentu.
Meski begitu, Schumi enggan melihat ke belakang dan lebih memilih menatap tantangan di depan. Apalagi kini dia merasakan sebuah antuasiasme besar menghinggapinya, sebuah perasaan yang sudah membawanya kembali ke lintasan 'Jet Darat'.
"Aku hanya harus membuktikan kepada diriku sendiri bahwa aku masih mampu, tapi alasan utama kenapa aku kembali melakukan ini adalah karena aku merasa berdebar-debar lagi. Aku merasakan antuasiasme besar hanya untuk mengemudi dan bersaing di level tertinggi motorsport," tandas Schumi. (krs/key)











































