Pemberlakukan larangan refuelling mulai musim ini membuat setiap tim peserta F1 melakukan perubahan pada mobil mereka di bagian tangki bahar bahar, karena hanya ada satu kali pengisian. Dari yang semula 80 literan, saat ini jet-jet darat itu harus membawa sampai 250 liter sekali balapan.
Di GP Bahrain, tim debutan Virgin gagal menyelesaikan lomba. Salah satunya diprediksi karena tangki mobil mereka kurang besar. Untuk itu mereka telah meminta izin kepada FIA agar bisa memodifikasi ukuran tangki dan hal itu diizinkan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami baru saja memberi surat izin kepada FIA untuk memperbesar ukuran tangki bahan bakar untuk keperluan realibilitas mobil kami dan kami senang FIA memperbolehkannya," sahut Direktur Teknis Virgin, Nick Wirth, di Autosport.
"Jelas saat tes pra-musim dan debut balapan kami di Bahrain kalau kapasitas tangki kami kurang dan bahkan ada kemungkinan membawa bahan bakar penuh bakal jadi perdebatan di suatu waktu," sambungnya.
"Desain untuk tangki ini sebenarnya sudah ditentukan sejak Juni 2009, yang mana kapasitasnya ditentukan oleh beberapa faktor. Lalu karena ada beberapa perubahan, maka ukuran tangki harus dinaikkan juga. Kami berterima kasih kepada FIA untuk izin perubahan ini, di mana akan kami baru gunakan di awal musim Eropa," pungkasnya. (mrp/a2s)











































