Vettel dijagokan bisa memenangi GP China, Minggu (18/4/2010) siang WIB. Selain berhasil meraih pole position, pembalap Red Bull itu adalah juara musim lalu plus berstatus pemenang seri sebelumnya di Malaysia.
Namun balapan ternyata tak berjalan sesuai yang diprediksikan, karena banyak terganggu hujan yang turun hampir di sepanjang balapan. Sempat dibuat kesulitan, pembalap Jerman itu akhirnya bisa mengamankan poin hasil finis di posisi enam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tidak berpikir kalau itu sampai membuat frustrasi - benar kami memulainya dari pole dan kami tidak finis di posisi itu (terdepan), tapi saya pikir hari ini kondisinya sangat kacau. Pada akhirnya meraih posisi enam sangatlah penting," sahut Vettel di ITV.
Diakui pembalap 23 tahun itu, hujan yang turun benar-benar membuat balapan menjadi sangat sulit. Masalah utama yang dia hadapi dalam race tersebut adalah kesulitan mendapatkan temperatur ban yang diinginkan.
"Jelas kalau kompetitor kami finis di depan, dan itu tidak bagus, tapi kami menjalani balapan yang sulit. Saya pikir kami berdua (dengan Mark Webber) banyak dibuat kesulitan terkait kondisi mobil. Saat udaranya cerah, saya pikir kecepatan kami standar.
"Kami perlu mencari tahu kenapa tak bisa langsung mendapat kecepatan, terutama setelah restart dan keluar dari pit. Saat udara cerah dan temperatur ban sesuai, kami jelas tidak lambat," pungkas pembalap yang kini duduk di posisi lima klasemen dengan 45 poin itu.
(din/nar)











































