Balapan GP Spanyol di Sirkuit Catalunya, Barcelona, Minggu (9/5/2010), memasuki lap 65 dari 66 yang direncanakan. Saat itulah bencana Hamilton terjadi dan ia mengakhiri lomba di gravel, bersisian dengan tembok ban.
Beberapa kesimpulan sementara mengindikasikan bahwa pecahnya ban itu adalah karena ban yang telah lelah dipaksa 'mengikuti' gaya mengemudi Hamilton yang agresif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sulit untuk bilang apa tanpa pemeriksaan lengkap, tapi itu kemungkinan akibat dari debris di velg yang menyebabkan ban pecah. Ada banyak hal terjadi hari ini di trek," kata Whitmarsh di Planet F1.
Hamilton yang berangkat start dari posisi ketiga berhasil merangkak ke peringkat dua setelah memecundangi Sebastian Vettel lewat strategi pitstop yang jitu. Hanya saja, kesialan kali ini tampaknya tak terhindarkan.
"Kami selalu memonitor ban selama balapan dan ban itu dalam kondisi bagus," pungkas Whitmarsh.
(arp/nar)











































