Lauda Yakin Ferrari akan Dihukum

Lauda Yakin Ferrari akan Dihukum

- Sport
Jumat, 20 Agu 2010 16:30 WIB
Lauda Yakin Ferrari akan Dihukum
Jakarta - TIndakan Ferrari yang melakukan team order di GP Jerman akhir Juli lalu akan segera disidang oleh World Motorsport Council (WMSC). Niki Lauda yakin kalau Ferrari akan dihukum.

Di Sirkuit Hockenheimring saat itu, Ferrari menginstruksikan pembalapnya, Felipe Massa, untuk memberi jalan buat rekan setimnya, Fernando Alonso, yang akhirnya menjuarai lomba.

Atas tindakan tersebut, steward menjatuhkan hukuman denda 100 ribu dolar AS kepada The Prancing Horse. Selain itu, Ferrari juga akan disidang di WMSC pada 8 September mendatang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lauda, mantan pembalap F1 yang pernah membela Ferrari, merasa yakin kalau tim Italia itu bakal dikenai hukuman yang bukan tidak mungkin akan cukup berat.

"Apa yang mereka lakukan di Hockenheim jelas melanggar semua aturan. Mereka melakukan kesalahan dan mereka sudah dikenai hukuman. Dan mereka akan dikenai hukuman lagi dari WMSC, itu pasti," kata Lauda di situs resmi F1.

Lauda menilai Ferrari seharusnya bersikap seperti Red Bull. Dengan memiliki dua pembalap berkemampuan sama, Red Bull memilih membiarkan dua pembalapnya bertarung secara terbuka dan adil.

"Ada dua model pendekatan dalam menjalankan sebuah tim di F1. Jika Anda melakukan pendekatan politis, maka Anda akan mengikuti bentuk Ferrari," kata pria asal Austria itu.

"Atau Anda memberi peluang sama kepada dua pembalap dan memberi olahraga yang menegangkan kepada fans. Seperti yang dilakukan Red Bull yang membiarkan dua pembalapnya saling berlomba," tukas dia.

"Itulah yang membuat olahraga ini menarik massa karena mereka ingin melihat pembalap-pembalap terbaik di mobil-mobil terbaik saling membalap dengan filosofi 'yang terbaik yang menang' dan tidak menghina penggemar dengan hasil yang kolusif," tegas Lauda.


(arp/a2s)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads