Untuk kedua kalinya pada musim ini, Hamilton gagal menuntaskan balapan akibat kecelakaan. Di GP Belgia, dia bersenggolan dengan Kamui Kobayashi dan mobilnya remuk menghantam dinding.
Kalau terus-terusan gagal mencetak poin karena kecelakaan, Hamilton tentu akan makin sulit mengejar Sebastian Vettel. Saat ini saja, dia sudah tertinggal 113 poin dari Vettel di klasemen sementara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Lewis punya musim yang naik turun dan dia adalah pembalap hebat yang sudah memenangi balapan tahun ini dan setiap tahun dia membalap untuk McLaren. Dia selalu berjuang sangat keras," cetus principal engineer McLaren, Philip Prew, yang dikutip Autosport.
"Dia tentu memasuki musim dengan harapan bisa memenangi kejuaraan dan tentu saja hal itu sulit untuk dicapai. Dia berjuang keras, di mana hal itu membawa konsekuensi berupa risiko yang tinggi dan saya pikir itulah yang sedang kita lihat," kata Prew.
"Kami tak akan memintanya untuk mengubah itu karena Lewis punya pendekatan yang sangat menyerang dan agresif dan kami mendukung penuh hal itu. Hal itu sudah membuatnya memenangi kejuaraan dan itulah niat kami," paparnya.
"Lewis adalah orang yang sangat pintar dan dia adalah pembalap yang sangat baik. Dia akan merefleksikan kesulitan yang dia punya tahun ini dan dia akan kembali kuat," pungkas Prew.
Foto: Lewis Hamilton saat mengalami kecelakaan di GP Belgia. (AFP)
(mfi/roz)











































