Nasib buruk mendatangi Webber di GP Italia akhir pekan kemarin. Untuk kali pertama sejak GP Korea tahun lalu pembalap asal Australia itu gagal finis setelah bersenggolan dengan Felipe Massa saat berupaya menyalip pembalap Brasil tersebut.
Gagal dapat poin membuat selisih poin Webber dengan Sebastian Vettel di posisi teratas kembali melebar. Dengan tinggal enam seri tersisa di musim ini, ada 117 poin menjadi jurang pemisah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Seb kembali memenangi balapan dan, meski dia belum kembali hjadi juara dunia, kami semua tinggal memperebutkan posisi kedua," tulis Webber dalam kolomnya di BBC.
Terkait kegagalan di GP Italia, Webber masih sulit untuk melupakan hasil buruk tersebut. Apalagi dia yakin bisa meraih hasil baik dalam balapan tersebut lantaran kondisi mobil yang oke.
"GP Italia adalah salah satu balapan yang mengingatkan Anda betapa menyebalkannya gagal finis. Sudah lama saya tidak merasakannya, tapi itu membuat frustrasi - untuk diri sendiri dan untuk tim setelah segala upaya yang dilakukan gagal. Itu sangat mengecewakan di Monza karena mobilnya terasa lebih baik dibanding sepanjang tahun," lanjut Webber seperti diberitakan Autosport.
(din/din)











































