Dalam balapan GP Korea 2011, Hamilton berhasil meraih pole. Tetapi dalam balapan ia mengalami masalah di bagian sayap depan, meski akhirnya masih bisa finis di posisi dua.
"Tahun lalu aku meraih pole. Itu momen yang amat berarti buatku--sepanjang tahun aku sudah berusaha keras mendapatkan pole, dan itu membutuhkan segala usahaku untuk mendapat hasil maksimal dari mobil. Itu usaha bagus, dan terasa menyenangkan ketika itu," katanya di situs resmi F1.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tapi aku masih bisa finis kedua; itu balapan luar biasa, aku mengalami masalah handling karena sayap depannya rusak akibat pecahan ban, jadi aku mesti berupaya keras menahan Mark (Webber) di belakangku," lanjutnya.
Mempertimbangkan performa dirinya dan mobilnya saat ini--dari lima seri terakhir Hamilton memenangi dua di antaranya, dua kali retired, dan di seri sebelum ini finis kelima--ia pun merasa cukup optimistis menghadapi GP Korea 2012.
"Aku pikir kami memiliki potensi memenangi GP Korea di masa lalu, tapi aku belum mendapatkan pekan balapan di mana situasi berjalan bagus buatku. Sekali lagi kami akan memiliki momentum, jadi aku akan menuju Korea dengan tekad untuk bertarung berebut kemenangan," serunya.
Dari dua kali pelaksanaan GP Korea, Fernando Alonso (2010) dan Vettel (2011) tampil jadi pemenang. Sementara Hamilton selalu finis kedua di dua kesempatan itu.
(krs/a2s)











































