Petinggi Ferrari Dukung GP Berlangsung Dua Hari

Petinggi Ferrari Dukung GP Berlangsung Dua Hari

- Sport
Selasa, 12 Okt 2004 12:10 WIB
Jakarta - Penggabungan kualifikasi dan balapan dalam satu hari karena gangguan cuaca di GP Jepang menyisakan debat soal perlu tidaknya sistem itu diterapkan tahun depan. Merasa sreg dengan sistem itu, petinggi Ferrari Ross Brown mengusulkan agar seri balapan berlangsung dua hari saja. Direktur teknik Ferrari itu mengungkapan kalau dua hari cukup untuk memastikan berlangsung seri balapan yang bagus. Alasan Brawn yang utama berkaitan dengan penghematan tenaga para pekerjanya."Kami selalu merasa kalau tiga hari itu terlalu panjang. Jika seri berlangsung Sabtu dan Minggu itu baru pas. Jadi kami bisa bersiap-siap di Sabtu pagi, melakukan kualifikasi pertama di Sabtu sore dan balapan di hari Minggu. Mungkin kualifikasi kedua bisa dilakukan di Minggu pagi," ucap Brawn kepada ITV seperti dikutip Planet-f1, Selasa (12/10/2004). Alasan lain adalah menekan biaya penyelenggaraan F1. Dengan rencana 16 hingga 19 balapan tahun depan, termasuk diantaranya 3 hari tes antar balapan, Brawn menyatakan kalau sistem yang sekarang harus dipertimbangkan kembali. "Ada banyak hal yang bisa kita lihat. Kita tak memerlukan pertemuan tiga hari untuk membahas perspektif tim, namun kalau membicarakan perspektif promotor itu baru berbeda," katanya. "Mengingat mekanik, teknisi dan insinyur kami kerap berada jauh dari rumah untuk mendukung kontinuitas tim adalah sesuatu yang berat buat kami dan tentunya buat mereka juga. Kami telah mengalami musim yang luar biasa namun cukup berat dan kami masih harus membalap lagi. Jika ada permintaan untuk menambah jumlah seri balapan seharusnya kita melihatnya dengan sangat berat," tambahnya. Namun pendapat Brawn tampaknya akan mendapatkan tantangan dari banyak pihak, terutama dari para pembalap. Pembalap mereka Michael Schumacher justru berpendapat kalau seri balapan seperti yang terjadi di GP Jepang sangat melelahkan. "Adalah sesuatu yang aneh jika ada pikiran turun membalap di Minggu pagi tanpa ada persiapan apapun karena harus melakukan lap kualifikasi. Kami memiliki waktu sepanjang akhir pekan. Jadi saya pikir tak ada gunanya terburu-buru untuk melakukan segalanya dalam satu hari," kata juara dunia tujuh kali itu. "Menurut pendapat saya jika kualifikasi dan balapan digabung maka itu akan membuat stress para mekanik dan insinyur," tambahnya. Pendapat Schumi diamini oleh pembalap lain. "Kualifikasi dan balapan digabung dalam satu hari tak masalah buat saya, sepanjang kami tak membuat mobil keluar jalur. Namun saya pikir balapan memerlukan persiapan lebih banyak. Saya lebih memilih kualifikasi di hari Sabtu karena berbagai alasan," kata pembalap Williams, yang juga adik kandung Schumi, Ralf Schumacher.Pembalap BAR-Honda Jenson Button sependapat dengan Schumi dan Ralf. "Ah, tak ada bedanya bukan? Saya selalu mendapatkan jatah tidur lebih sedikit sepanjang seri balapan. Saya lebih senang kualifikasi dan balapan dilangsungkan dua hari," ucap juara ketiga GP Jepang 2004 ini. Ada yang mendukung lagi? (mel/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads