Rosberg mencatat waktu tercepat dalam sesi kualifikasi GP Monako, Sabtu (24/5/2014), dengan mengungguli Hamilton. Namun, itu terjadi menyusul sebuah insiden di lintasan dari Rosberg, yang mana sampai memunculkan bendera kuning. Hal itu pada prosesnya melenyapkan peluang Hamilton untuk memperbaiki catatan waktunya sehingga ia pun harus puas ada di posisi dua. Hal itu juga membuat pole Rosberg diselidiki oleh steward.
"Aku mestinya tahu ini akan terjadi," kata Hamilton dalam wawancara dengan BBC Radio 5 Live yang dikutip Autosport.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Laju impresif Mercedes pada musim ini memang turut berdampak pada persaingan internal antara Hamilton dengan Rosberg. Ditanya apakah ini mesti membuat Hamilton berdiskusi langsung dengan Rosberg demi mencari solusi, Hamilton pun membandingkan kondisinya saat ini dengan rivalitas panas antara Ayrton Senna dengan Alain Prost ketika keduanya sama-sama membela McLaren.
"Aku tidak tahu apakah Senna dan Prost membicarannya tapi aku cukup menyukai cara Senna menanganinya sehingga aku kini akan mengambil sebuah halaman dari bukunya," jawab Hamilton.
Saat ditanya apakah Rosberg mesti minta maaf usai insiden kualifikasi tersebut, Hamilton menyahut datar, "Kenapa ia harus minta maaf? Ia meraih posisi pole."
(krs/rin)











































