Menjelang seri pamungkas di Yas Marina, Lewis Hamilton masih memuncaki klasemen dengan keunggulan 17 poin atas Nico Rosberg di posisi dua. Di GP Abu Dhabi nanti keduanya akan berusaha untuk menyelesaikan musim di posisi teratas.
"Saya peduli pada keduanya dengan porsi sama. Mereka sama-sama bagus buat merek kami karena punya kepribadian berbeda dan pebalap-pebalap bagus, jadi (untuk Mercedes) tak peduli siapa yang menjadi juara dunia," tutur Wolff di ESPN F1.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Anda bisa bilang 'peraturan tetaplah peraturan' dan kami tahu apa peraturannya. Jika Anda kalah karena tak punya cukup poin maka yang tercatat dalam sejarah adalah Anda menang atau kalah. Peraturannya sudah begitu dan siapa pun yang meraih poin terbanyak akan jadi juara dunia.
"Anda harus pragmatis. Kendatipun beberapa dari kami mungkin punya perasaan berbeda mengenai sistem itu dalam situasi tertentu, peraturannya sudah begitu. Siapa pun yang menjadi juara akan menorehkan namanya dalam sejarah dan demikanlah," sebut Wolff.
(krs/cas)











































