Hamilton meraih lima kemenangan dari enam balapan terakhir, dengan tiga di antaranya ia lakukan secara berturut-turut dalam balapan-balapan sebelum ini.
[Baca juga: Tekad Menang Hamilton untuk Jaga Momentum dan Juga demi Mercedes]
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pun begitu, Wolff menyebut hal itu tidak berarti bahwa Hamilton akan terus meluncur menuju gelar juara dunia. Rentetan posisifnya bisa saja lanjut, atau malah berhenti, sehingga Rosberg pun masih sangat punya kans mengejar.
"Itu cuma enam balapan saja. Saya pikir tidak ada sebuah pola di sana. Kami sempat melakukan diskusi amat terbuka dengan keduanya. Kami sudah bersama-sama mereka selama empat tahun dan saya pikir yang penting adalah buat mereka untuk berkonsentrasi pada kekuatannya masing-masing," ucap Wolff seperti dilansir Motorsport.com.
"Anda akan melihat dua balapan condong ke salah satu pebalap dan kemudian dua balapan berikutnya condong ke pebalap lain. Saya inggat kami juga melakukan diskusi yang sama dengan Nico ketika ia meraih hasil amat baik di akhir musim lalu, yakni apakah ia bisa melanjutkan momentum itu ke musim berikutnya (musim ini)? Ia sudah melakukannya.
"Ia melampaui Lewis di awal musim dan semua orang berkata, 'Apa ini Nico yang baru?'. Dan kemudian situasi berubah. Tapi tak ada kejadian tunggal yang bisa saya tunjuk sebagai pengubah penampilan," sebutnya.
(krs/cas)











































