DetikSport
Senin 17 Apr 2017, 12:28 WIB

Laporan Dari Bahrain

Kemenangan Vettel pada Pesta yang Sepi di Sakhir

Lucas Aditya - detikSport
Kemenangan Vettel pada Pesta yang Sepi di Sakhir Foto: Lucas Aditya/detikSport
Bahrain - Lampu puluhan ribu watt, kembang api nan semarak di akhir race, dan pesta Sebastian Vettel tak mampu menghidupkan suasana yang sepi di Sirkuit Sakhir.

Lampu-lampu di sirkuit Sakhir sudah menyala saat jam menunjukkan pukul 16.00 waktu setempat. Matahari masih jauh dari saatnya untuk terbenam, tapi penerangan untuk Formula 1 sudah dipersiapkan.

Sebagai bagian dari aktivitas F1, ada festival yang digelar di sekitar sirkuit. Cukup banyak pengunjung yang datang. Cuaca di Bahrain, Minggu (16/4/2017), terbilang ramah dengan kondisi cerah berangin. Yang sedikit 'merepotkan' adalah kecepatan anginnya yang sampai 40 kilometer perjam.

Dalam dua hari sebelumnya, stand di sirkuit masih lenggang dari penonton. Padahal sudah ada beberapa sesi yang dipentaskan baik di ajang Formula 2 dan Formula 1.

Kemenangan Vettel pada Pesta yang Sepi di SakhirFoto: Lucas Aditya/detikSport


Saat balapan F1 dimulai, kursi penonton belum juga penuh terisi. Di bagian grandstand seberang starting grid menjadi contohnya.

Stand dengan pemandangan gunung tertinggi di Bahrain, Jabal ad Dukhan, tidak terisi penuh. Cuma sekitar separuhnya dari kapasitas stand yang ada pemiliknya.

Sejak menjadi salah satu tuan rumah balapan F1, Bahrain jarang mencatatkan jumlah penonton yang padat. Angkanya di sekitar 35 ribu. Sementara sirkuit mampu menampung hingga 70.000 penonton.

Beberapa strategi, mulai dengan menggelar festival dan memindah waktu start, sudah dilakukan. Keberadaan 'pasar malam' di Sirkuit Sakhir memang membuat lokasi ini jadi jauh lebih hidup.

Hiburan beberapa artis dunia seperti Enrique Iglesias dan Steve Aoki juga sudah disiapkan untuk menyemarakkan GP Bahrain. Ada juga beragam atraksi seperti sirkus dan pertunjukan diorama hewan-hewan purba jaman es dan jaman purba.

Pilihan balapan digelar malam sejak tahun 2014 memang pas. Dengan suhu yang bisa mencapai 40 derajat celsius saat tengah hari, jarang ada aktivitas di luar rumah di Bahrain pada jam itu.

Kemenangan Vettel pada Pesta yang Sepi di SakhirFoto: Lucas Aditya/detikSport


Beralih ke balapan lagi, dengan jarak yang tak terlalu jauh dari Eropa, cukup banyak penonoton GP Bahrain datang dari Benua Biru. Secara kasat mata, pendukung Max Verstappen, Lewis Hamilton, dan Sebastian Vettel atau Ferrari yang paling banyak ditemui.

Balapan GP Bahrain kali ini menjadi panggungnya Vettel. Melakukan start bagus dengan menyusul Hamilton dari posisi dua, driver asal Jerman itu lantas bisa mengambil posisi terdepan dari driver Mercedes, Valteri Bottas.

Mercedes bahkan sampai dua kali melakukan team order untuk membendung Vettel, tapi ya tetap saja tak berhasil. Vettel pun meraih kemenangan keduanya di musim ini, setelah sebelumnya menjadi pemenang di seri pembuka di Australia.

[Baca Juga: Vettel Berjaya di Bahrain, Hamilton Finis Kedua]

Balapan di Sakhir ditutup dengan sebuah pesta kembang api yang meriah di sepanjang lintasan. Selama sekitar lebih dari dua menit langit Bahrain yang berangin dihiasi dengan kerlap-kerlip kembang api.

Vettel melakukan selebrasi di atas podium, dengan stand-stand dan tribun penonton yang bangkunya banyak tak terisi. Pesta di Sakhir yang menargetkan puluhan ribu penonton itu menjadi terasa sepi.
(cas/din)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed