GP AS Juga Bertabur Rekor
Selasa, 21 Jun 2005 13:03 WIB
Jakarta - GP Amerika Serikat 2005 Senin (20/6/2005) dinihari lalu akan menjadi seri yang selalu diingat sebagai salah satu seri paling unik sepanjang sejarah Formula 1.Dengan peserta balapan yang hanya enam mobil, GP AS 2005 menjadi seri yang paling sedikit pesertanya. Balapan ini sah, karena saat formation lap, 20 mobil ikut ambil bagian. Artinya syarat minimal 12 peserta telah terpenuhi.Namun di luar rekor baru F1 tersebut, GP AS juga menjadi saksi terciptanya beberapa catatan baru. Tim Minardi dan Jordan merupakan subyek yang paling banyak terlibat.Selama 20 tahun keikutsertaannya di Formula 1, ini merupakan pertama kali dua pembalap Minardi berhasil mendulang total tujuh poin dalam satu seri. Nilai ini sama dengan poin tertinggi selama satu musim yang diraih Minardi tahun 1993 lalu. Hanya saja saat itu Minardi mengumpulkan poin tersebut dari beberapa seri.Bagi dua pembalap Minardi yang juga merupakan pembalap debutan Formula 1, ini merupakan kali pertama mereka memperoleh nilai: Christian Albers 4 poin, dan Patrick Friesacher 3 poin.Hal yang tidak jauh berbeda juga dialami tim Jordan. Dua pembalap debutannya, Narain Karthikeyan dan Tiago Monteiro untuk pertama kali dalam karir F1-nya meraih poin. Bagi Monteiro prestasi ini menjadi sangat luar biasa, karena finis ketiga yang diraihnya menjadikannya sebagai pembalap Portugal pertama yang naik podium. Sementara bagi Karthikeyan, lima poin yang diperoleh merupakan poin F1 pertama pembalap asal India.Di luar pesta Jordan dan Minardi, masih ada tim lain yang juga ketiban untung, yakni Ferrari. Saat tim "Scuderia" berada di titik terendah dalam lima tahun terakhir, podium satu dan dua yang diraih membuka kembali peluang untuk bersaing menjadi yang terbaik. Ini merupakan gelar seri pertama Ferrari musim ini.Hasil GP AS juga menjadikan tim BAR Honda sebagai satu-satunya tim yang belum meraih poin musim ini. Kenyataan ini sangat ironis, mengingat tim pabrikan Jepang itu merupakan runner-up tahun lalu. Sejauh ini prestasi terburuk tim Honda ialah berada di urutan kedelapan tahun 2002, dengan hanya mengumpulkan tujuh poin. (lom/)











































