Jordan Coba Davidson

Jordan Coba Davidson

- Sport
Rabu, 07 Sep 2005 00:26 WIB
Jakarta - Menjelang akhir kontraknya di BAR-Honda, Anthony Davidson mulai melamar posisi di tim lain. BAR telah mengirim test driver-nya ini untuk melakukan uji coba bersama Jordan. Dilansir Sportinglife, Rabu (7/9/2005), Davidson akan menjadi pembalap Jordan dalam sebuah uji coba yang digelar di Silverstone pada 13 September mendatang. "Susunan pembalap BAR-Honda untuk tahun 2006 belum disimpulkan. Jadi kami tak bisa mengkonfirmasi apakah ada tempat buat Anthony menggapai ambisinya untuk berlaga di kursi pembalap," ucap direktur olahraga Gil de Ferran. Atas pertimbangan tersebut BAR merasa perlu buat memberikan kesempatan kepada Davidson untuk mencoba pengalaman menjajal mobil tim lain. Kebetulan seusai GP Italia lalu direktur olahraga Jordan, Jhonny Herbert, pernah mengatakan kalau Davidson adalah tipe pembalap yang bisa menjadi pemimpin timnya tahun depan. Tahun ini Jordan memakai dua pembalap rookie. Mereka adalah pembalap India Narain Karthikeyan dan Tiago Monteiro asal Portugal. Keduanya telah mengkontribusikan 11 angka dari 15 seri yang telah berjalan musim ini. Monteiro menyumbang 6 angka, sedangkan Karthikeyan 5 angka. Davidson sendiri mengatakan dirinya sangat menantikan uji coba bersama Jordan. Menurutnya, uji coba tersebut akan menentukan kelanjutan karirnya di Formula satu. "Uji coba ini menunjukkan tingkat keseriusan saya buat menemukan tempat tahun depan. Dan saya ingin berterima kasih kepada BAR-Honda karena memperolehkan saya untuk absen dari uji coba mereka di Barcelona untuk mengambil kesempatan ini," ucap pembalap 25 tahun ini. "Saya berharap uji coba tersebut akan menjadi pengalaman yang positif buat saya dan tim Jordan," tandasnya. Uji coba ini akan menjadi tes pertama Jordan buat Davidson. Kontrak Davidson bersama BAR, yang telah berjalan lima tahun, akan berakhir pada bulan Agustus tahun ini. BAR sendiri telah mendatangkan Rubens Barrichello dari Ferrari. Tetapi tim asal Inggris ini masih menunggu keputusan atas sengketa kontrak Jenson Button dengan Williams, sebelum mengumumkan susunan pembalapnya tahun depan. (mel/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads