detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Kamis, 13 Agu 2020 22:00 WIB

Jelang F1 GP Spanyol, Mercedes Kembali Khawatirkan Masalah Ban

Adhi Prasetya - detikSport
NORTHAMPTON, ENGLAND - AUGUST 02: Race winner Lewis Hamilton of Great Britain and Mercedes GP inspects his punctured tyre in parc ferme during the F1 Grand Prix of Great Britain at Silverstone on August 02, 2020 in Northampton, England. (Photo by Bryn Lennon/Getty Images) Hamilton memeriksa bannya yang pecah seusai balapan di GP Inggris. Foto: Getty Images/Bryn Lennon
Jakarta -

Mercedes mengalami masalah ban dalam dua balapan terakhir Formula 1 di Sirkuit Silverstone. Problem serupa dikhawatirkan kembali terulang di GP Spanyol akhir pekan ini.

Sebelumnya di GP Inggris pada 2 Agustus lalu, Lewis Hamilton memang meraih kemenangan dengan kondisi satu ban depannya pecah. Namun masalah itu membuat rekan setimnya, Valtteri Bottas, harus finis di urutan ke-11.

Kemudian sepekan berselang di GP 70th Anniversary, masalah ban kembali menghinggapi Mercedes. Cuaca panas membuat ban mereka cepat melepuh dan membuat strategi pit stop mereka berantakan.

Hal ini dimanfaatkan Max Verstappen yang akhirnya meraih kemenangan. Hamilton dan Bottas sendiri cuma finis di urutan kedua dan ketiga.

Jelang balapan di Sirkuit Barcelona, Minggu (16/8), Hamilton pun ragu timnya bisa lepas dari masalah ban itu. Pasalnya, GP Spanyol tahun ini digelar pada Agustus, bukan Mei seperti tahun-tahun sebelumnya. Dengan demikian, cuacanya akan lebih panas dan bisa mempengaruhi performa ban.

"Saya pikir di trek ini, kami akan mendapat masalah serupa seperti pekan lalu, mungkin, terutama bila kondisi cuacanya panas. Mungkin tak seburuk sebelumnya tapi tetap menjadi tantangan," kata Hamilton, dikutip dari Crash.

"Dengan pilihan ban yang sama seperti pekan lalu, maka akan jadi tantangan yang benar-benar serius bagi kami," jelas driver Inggris itu.

Senada, Bottas pun memperkirakan hal serupa. Ia bahkan menyebut hal ini jadi keuntungan bagi dua pebalap Red Bull Racing, yakni Verstappen dan Alexander Albon.

"Saya setuju, hal itu akan jadi tantangan besar bagi kami. Saya belum lihat ramalan cuacanya, tapi kelihatannya suhu saat balapan akan hangat. Sepertinya Red Bull, mereka sangat kuat dalam balapan di cuaca panas," jelas Bottas.



Simak Video "Formula 1 2020 Kemungkinan Digelar Tanpa Penonton"
[Gambas:Video 20detik]
(adp/aff)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com