GP Malaysia Dipromosikan Puteri Indonesia

GP Malaysia Dipromosikan Puteri Indonesia

- Sport
Rabu, 18 Jan 2006 23:26 WIB
GP Malaysia Dipromosikan Puteri Indonesia
Sepang - Yayasan Putri Indonesia (YPI) yang dikenal sebagai wadah putra bangsa pengharum citra Indonesia lebih memilih mempromosikan ajang balap Formula 1 yang diselenggarakan di Sepang, Malaysia, dibanding A1GP yang akan berlangsung di tanah air.Mengapa? Lewat Public Relation Manager-nya, Mega Angkasa, YPI memberi jawaban.Alasan pertama adalah karena YPI telah membuat komitmen dengan pengelola Sepang International Circuit (SIC) sejak tahun 2005. Bagi Anda yang belum tahu, tahun lalu tiga finalis Putri Indonesia 2005 termasuk sang jawara Artika Sari Devi juga menjadi Duta F1 Sepang.Mengapa akhirnya pengelola SIC mendaulat Puteri Indonesia sebagai duta mereka, tak lain karena negara kita dianggap sebagai pasar yang sangat potensial.Menurut data, Indonesia adalah negara non-Malaysia ketiga dengan jumlah penonton F1 terbesar. Posisi satu dipegang Singapura, lalu Thailand.Izuddin Rosli, Sales & Sponsorship Manager SIC yang ditemui wartawan detikcom Ine Yordenaya di Sirkuit Sepang, Rabu (18/1/2006), sekitar 3000 warga Indonesia datang ke Malaysia untuk menyaksikan Fernando Alonso dkk bertarung pada musim 2005.Ditambahkan Izuddin, angka tersebut lebih tinggi 10 persen dibanding tahun 2004. "Puteri Indonesia yang menjadi Duta Sepang tahun lalu terbukti meningkatkan jumlah penonton. Tahun ini kita targetkan penonton dari Indonesia 5000 orang," ujarnya.Dengan target yang nyaris dua kali lipat, dana yang dikucurkan pun tak main-main. Tak kurang dari RM 1 juta telah disiapkan khusus untuk promosi di Indonesia.Puteri Indonesia bukan satu-satunya pemenang kontes kecantikan yang turut mempromosikan balap mobil bergengsi itu. SIC kini tengah melakukan pendekatan dengan Miss Thailand, Singapore dan India.Kembali ke alasan YPI mempromosikan F1 dibanding A1, Mega menambahkan pihaknya sebenarnya juga ingin melibatkan Nadine di A1GP. Hanya saja pihaknya terbentur pada kontrak yang menyebutkan bahwa Nadine tak boleh mempromosikan acara lain sejenis F1."Dua bulan lalu kita dihubungi. Kita sudah oke. Tapi 10 hari sebelum proses foto, kita membatalkan. Karena itu tadi, tidak boleh mempromosikan event serupa," tutur Mega.Alasan kedua yang dikemukakan adalah nama Indonesia nantinya juga akan lebih dikenal. Saat GP F1 berlangsung bulan Maret mendatang, media-media asing akan meliput acara tersebut. Diharapkan, Nadine turut menjadi sosok yang diberitakan selain pembalap-pembalap F1 seperti Michael Schumacher, Kimi Raikonen, Alonso, dan lain-lain.Untuk tugas sebagai Duta F1 sendiri, Nadine akan keliling lima kota besar Indonesia dan mengajak para pecinta olahraga balap untuk terbang ke Malaysia dan menyaksikan balap F1.Yang perlu dipertanyakan, mengapa A1 tidak menempuh strategi serupa? jika Puteri Indonesia tidak bisa digaet, apakah memang tak ada orang lain yang pantas mempromosikan ajang ini? Atau jangan-jangan, penyelenggara kurang percaya diri dengan adanya promosi besar-besaran.Sekedar informasi, untuk event GP Malaysia, pemerintah setempat, terutama lewat Touris Malaysia,telah melakukan persiapan super matang. Berbagai infrastruktur seperti hotel dan sarana wisata lainnya dibangun dan dipercantik khusus untuk menjaga kenyamanan penonton, yang ujung-ujungnya bersimpul pada imej suatu negara. Foto: Nadine bergaya dengan mobil Sauber yang pernah ditunggangi Jacques Villeneuve (Detiksport/Ine Yordenaya). (a2s/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads