Kimi: Hingga Titik Darah Terakhir

Jelang GP China

Kimi: Hingga Titik Darah Terakhir

- Sport
Rabu, 03 Okt 2007 02:48 WIB
Kimi: Hingga Titik Darah Terakhir
Oyama - Peluang Kimi Raikkonen menjadi juara dunia menipis, namun bukan berarti tertutup sama sekali. Kondisi ini memaksa driver Ferrari itu harus berjuang hingga titik darah penghabisan.Kemenangan Lewis Hamilton di Jepang akhir pekan kemarin memang membuat banyak rivalnya merugi, termasuk Kimi. The Flying Finn malah dalam posisi tertinggal 17 angka dengan Hamilton.Mengingat F1 2007 tinggal menyisakan dua seri, bisa dikatakan Kimi tak memiliki peluang untuk menjadi juara. Skenario yang harus dipenuhi untuk membuka kembali pintu kesempatan itu pun cukup mustahil untuk dilakukan.Syaratnya adalah Kimi harus menang di seri Cina dan Hamilton harus finis di luar enam besar. Skenario kedua adalah Kimi finis runner up dan Hamilton berada, maksimal, di posisi delapan, untuk bisa membuka peluang menjadi kampiun F1 2007 bagi Kimi.Tentunya Hamilton tak ingin skenario itu menjadi kenyataan. Sementara Kimi berharap sekali mimpi itu menjadi nyata. Khusus untuk Kimi, ia pun harus berjuang habis-habisan."Pastinya kami memiliki sedikit peluang di kejuaraan, tapi masih lebih baik dari pada tidak punya harapan sama sekali. Kami tidak akan menyerah. Tidak akan pernah. Kami pejuang dan kami akan membuktikannya lagi," tegas Kimi seperti dilansir Autosport.Jikapun syarat itu gagal, Kimi sudah menyiapkan rencana kedua. Apa itu? "Kami akan mencoba mempersulit saja baginya untuk memenangi dua seri tersisa," pungkas Kimi. (ian/krs)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads