Setelah dinilai menghalangi laju Fernando Alonso dan Nick Heidfeld pada sesi terakhir kualifikasi, duo McLaren dihukum dimundurkan lima posisi start-nya di GP Malaysia. Tak mau disalahkan begitu saja, CEO McLaren Martin Whitmarsh pertama-tama mencoba menerangkan kejadian itu dari sisi pandang timnya.
"Situasi ini muncul karena cuaca. Biasanya, semua mobil mencoba menjalani kualifikasi terakhirnya dalam urutan dan hanya ada sedikit resiko menghadang lawan. Hari ini, kemungkinan turunnya hujan membuat banyak pembalap, tidak semua, untuk keluar lebih dini, hanya untuk berjaga-jaga," terangnya seperti dilansir Telegraph.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hukuman mundur lima grid ini jelas pukulan berat bagi kedua pembalap "Silver Arrows", terutama buat Lewis Hamilton yang mengaku juga sempat bermasalah dengan grip bannya. Namun McLaren, melalui Whitmarsh, tak akan mengajukan banding dan menerima keputusan tersebut kendati sekali lagi menekankan kalau pihaknya tak melakukan kesengajaan.
"Kami menerima keputusan steward tapi kami ingin menambahkan bahwa baik Lewis maupun Heikki tak dengan sengaja merintangi rekan-rekan pesaingnya. Insiden itu terjadi hanya karena tak beruntung, tak lebih, tak kurang," tandas dia.
(krs/ian)











































