detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Rabu, 28 Okt 2020 03:00 WIB

Ibunda Bikin Siman Sudartawa Tak Lagi Takut Air

Mohammad Resha Pratama - detikSport
Siman Sudartawa dan ibundanya Karmini Jasa ibunda sangat besar untuk perenang Indonesia I Made Siman Sudartawa (Istimewa)
Jakarta -

Siman Sudartawa merasa jasa ibundanya sangat besar dalam kariernya sebagai perenang. Sebab dulu Siman mengaku takut sekali dengan air.

Pria bernama lengkap I Gede Siman Sudartawa itu kini berusia 26 tahun dan merupakan perenang andalan Indonesia sejak SEA Games 2011. Siman saat itu memecahkan dua rekor SEA Games di nomor 100 meter gaya punggung

Setelah itu, Siman kerap mengharumkan nama Indonesia di level internasional dan juga berprestasi di level nasional. Siman bisa dibilang kini adalah salah satu atlet papan atas di bidangnya.

Tapi, siapa sangka kalau Siman dulu justru takut dengan air saat pertama kali belajar renang kelas 2 SD. Kebetulan renang jadi salah satu bidang di mata pelajaran olahraga.

Saking takutnya dengan air, Siman bahkan sampai susah disuruh mandi. Setelah awal yang tak menyenangkan itu, Siman langsung meminta kepada sang mama untuk masuk les berenang agar bisa menghilangkan rasa takutnya.

"Aku melihat kolam renang itu kayak 'bathtub' yang gede banget jadinya tertarik sama olah raga ini. Ditambah lagi, waktu itu ada teman sebangku di sekolah yang sudah bisa berenang gaya bebas di kolam yang dalam dan cara dia masuk ke kolam pake salto segala," kata Siman dalam rilis kepada detikSport.

"Kagum banget aku ngeliatnya karena di kolam yang cetek aja rasanya aku bisa tenggelam. Sebagai anak - anak ada pertanyaan di dalam hati. "Kok dia bisa sedangkan aku enggak?" Saat itulah aku bilang ke mama bahwa aku pengin banget belajar renang," sambungnya.

Sang ibu, Ni Made Sri Karmini, langsung mencarikan tempat les berenang dan enam bulan setelahnya dia malah ikut pertandingan antar sekolah dasar di Kabupaten Klungkung.

Siman mencerita kalau ibunya kerap mengantarkannya pulang-pergi ke tempat latihan, serta menyiapkan bekal makanan yang cukup untuk memulihkan tenaga. Apalagi waktu tempuh tempat latihan dengan rumah Siman mencapai 1,5 jam dan selalu diantar ibunya dengan sepeda motor.

Hal ini berulang terus sampai Siman memasuki kelas 1 SMA. Salah satu kunci sukses Siman belajar di usia muda adalah ibunya selalu menyiapkan makanan dengan variasi menu sehingga mencukupi kebutuhan gizi seorang atlet.

"Ini berlangsung sampai aku kelas 1 SMA dan aku ingat banget waktu masih SD biasanya pulang sekolah harus segera latihan. Meskipun seringkali lelah, akibatnya sering ketiduran di motor, Mama tidak gampang menyerah untuk mengantarku. Dia ikat aku dengan tali ke tubuhnya agar tidak terjatuh dan bisa sampai dengan selamat."

Perenang Indonesia I Gede Siman Sudartawa memacu kecepatannya pada Final Renang Gaya Punggung 100 meter Putra SEA Games ke-30 di New Clark City Aquatic Center, Filipina, Rabu (4/12/2019). Sudartawa berhasil finis di urutan ketiga dengan catatan waktu 55,68 detik sehingga meraih medali perunggu. ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana/wsj.Perenang Indonesia I Gede Siman Sudartawa di SEA Games 2019 (Foto: ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana/wsj)

"Tidak hanya antar dan menunggu Latihan aja, Mama juga nyiapin makanan. Olahraga ini tuh bikin lapar banget saat selesai latihan dan pastinya mama enggananaknya kelaparan, bahkan sampai bertanya ke teman - temanku apa yang mereka makan agar dia juga bisa menyediakan variasi menu supaya tidak bosan."

Ingin tahu kisah perjalanan karier Siman Sudartawa hingga seperti sekarang secara lengkap, serta tips-tips hidup sehat? Kunjungi www.kachimeshi-indonesia.com.

Di situs tersebut, para pembaca juga bisa tahu tips narasumber lain seperti Pelatih Renang Albert Sutanto dan Ahli Nutrisi Olahraga Emilia Achmadi.



Simak Video "Kolam Renang di Deli Serdang Sumut yang Jadi Arena Party Ditutup!"
[Gambas:Video 20detik]
(mrp/raw)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com