The Apprentice: ONE Championship Makin Berat, Indonesia Masih Lanjut

Mohammad Resha Pratama - Sport
Selasa, 11 Mei 2021 23:28 WIB
The Apprentice: ONE Championship
Paulina Purnomowati (baju merah) masih aman di The Apprentice memasuki episode kedelapan (dok.The Apprentice: ONE Championship)
Singapura -

The Apprentice: ONE Championship makin sengit saja memasuki episode kedelapan. Beruntung, wakil Indonesia Paulina Purnomowati masih lanjut.

Episode kedelapan "The Apprentice: ONE Championship Edition" sudah mengudara Senin (10/5/2021) kemarin. Drama terus meningkat seiring persaingan semakin ketat, dengan sembilan kandidat tersisa memperebutkan posisi Chief of Staff ONE Championship.

Ada tawaran pekerjaan senilai 250 ribu dolar AS atau sekitar Rp 3,6 miliar untuk bekerja di bawah Chairman serta CEO ONE Championship Chatri Sityodtong.

Untuk episode kedelapan di musim pertama reality show ini, para peserta masih harus menjalani tantangan fisik yang begitu berat.

Legenda MMA dan Vice President ONE Championship Rich Franklin bergabung dengan Task Captain Dom Lau untuk mengawasi tantangan fisik episode ini. Kali ini tantangannya adalah selamat dari simulasi kecelakaan helikopter yang diselenggarakan MSTS Singapura.

Tim harus bekerja sama dan membuktikan ketahanan mereka di bawah tekanan ekstrim tersebut. Kandidat akan diikat ke kursi di dalam lambung helikopter tiruan yang terbalik di bawah air.

Para kandidat harus mengatasi rasa takut dan kecemasan untuk menemukan jalan menuju keselamatan. Pada akhirnya Tim Valor berhasil mencatat waktu gabungan tercepat untuk mengalahkan Tim Conquest.

Pada tantangan bisnis, kandidat menguji diri mereka sendiri dalam tantangan penjualan yang menugaskan mereka untuk memposisikan berbagai produk recycle untuk mempromosikan masa depan yang berkelanjutan. Tim menawarkan penawaran sebagai grup untuk perusahaan secara B2B (business-to-business) dan secara individu ke pelanggan B2C (business-to-consumers).

Produk adalah skateboard tua yang diubah menjadi bangku hingga barang-barang kayu yang terbuat dari limbah industri dan pohon tumbang.

Gantian kali ini Tim Conquest berhasil tampil sebagai pemenang setelah mencatatkan total penjualan 22.416 dolar Singapura, salah satu pendapatn terbesar dari Jessica yang memberikan 11.230 dolar Singapura.

Lalu, tibalah pada saat yang menegangkan, ketika Chatri mengumumkan satu kandidat yang tersingkir. Paulina sebagai wakil Indonesia dipuji karena kemampuannya dalam memimpin tim.

Meski begitu, Paulina dianggap tidak punya kemampuan yang menonjol. Beruntung dia masih selamat dan Niraj-lah yang ditendang keluar karena selalu berada di tiga posisi terbawah.

Dengan demikian, masih ada lima episode dengan tujuh kandidat tersisa di The Apprentice: ONE Championship.

(mrp/bay)