Kontroversi Wali Kota Gigit Medali Emas Punya Atlet Olimpiade

Kris Fathoni W - Sport
Jumat, 13 Agu 2021 08:55 WIB
Nagoya Mayor Takashi Kawamura, left, bites the Olympic gold medal of Miu Goto, right, of Japan softball team who won the event at the 2020 Summer Olympics, at the city office building in Nagoya, central Japan, Wednesday, Aug. 4, 2021. (Kyodo News via AP)
Kontroversi Wali Kota Gigit Medali Emas Punya Atlet Olimpiade. Foto: Kyodo News via AP
Jakarta -

Seorang wali kota jadi sorotan usai menggigit medali emas Olimpiade Tokyo 2020 yang diraih atlet asal daerahnya. Medali harus diganti, si wali kota pun minta maaf.

Seperti diberitakan BBC, Wali Kota Nagoya Takashi Kawamura mengundang sorotan tajam setelah membuka maskernya dan mengigigit medali emas yang diraih atlet softball putri Miu Goto.

Goto meraih medali tersebut di Olimpiade Tokyo 2020 berkat kemenangan Jepang atas tim Amerika Serikat di final softball putri.

Insiden gigit medali emas Olimpiade Tokyo 2020 ini sontak memicu reaksi di media sosial. Umumnya mengecam tindakan si wali kota yang dianggap "tidak higienis", apalagi di tengah situasi pandemi COVID-19 saat ini, dan "tidak menghormati sang atlet".

BBC menyebut, "medali bakteri" sempat trending di media sosial Jepang akibat insiden gigit medali ini. Sekitar 7 ribu laporan berisi protes kabarnya juga masuk ke balaikota Nagoya.

Bahkan Toyota, pemilik tim tempat Miu Goto bermain, ikut mengkritik tindakan wali kota Takashi Kawamura dengan menyatakan hal itu "tidak pantas" dan "amat disesalkan".

Pada prosesnya, Takashi Kawamura meminta maaf. "Aku lupa dengan posisiku sebagai Wali Kota Nagoya dan bertindak dengan tidak pantas," kata pria 72 tahun itu.

Penyelenggara Olimpiade Tokyo 2020 juga sudah merespons dengan berjanji bakal memberi medali pengganti dengan biaya dari IOC, walaupun Wali Kota Kawamura sempat bilang ingin membayar medali pengganti tersebut.

"Dengan dukungan dari International Olympic Committee dan sejalan dengan keinginan atlet bersangkutan, medali Ms Goto kini akan diganti dengan yang baru," sebut keterangan yang dilansir ABC.

(krs/bay)