Balapan di Valencia, Minggu (8/11/2009), adalah balapan terakhir kelas 250cc sebelum tahun depan bermetamorfosis menjadi Moto2. Aoyama memasuki seri ini dengan keunggulan 21 angka atas Marco Simoncelli.
Dengan keunggulan tersebut, Aoyama yang mengendarai motor Honda hanya membutuhkan posisi finis ke-11 untuk jadi juara dunia andai Simoncelli (Gilera) memenangi lomba.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun mimpi Simoncelli berakhir di lap 20 dari 27 lap durasi total lomba. Saat tengah memimpin dengan keunggulan kurang dari satu detik dari Barbera, pembalap Italia itu terjatuh.
Posisi pemimpin lomba pun beralih ke Barbera yang akhirnya berhasil mempertahankan posisi itu hingga finis. Barbera finis di depan pembalap Spanyol lainnya, Alvaro Bautista.
Aoyama sendiri akhirnya finis di posisi ketujuh dan mengunci titel juara dunia 2009 untuknya dengan nilai akhir 261. Posisi kedua lepas dari genggaman Simoncelli (231) dan direbut Barbera dengan nilai 239.
Simon Sempurna
Sementara itu di kelas 125cc, Julian Simon melengkapi gelar juara dunia 12cc yang telah direbutnya di seri sebelumnya di Malaysia dengan menjuarai seri Valencia. Di posisi kedua dan ketiga, ada Bradley Smith dan Pol Espargaro.
(arp/arp)











































