Belum ada pernyataan resmi soal tim mana yang akan diperkuat Laverty. Namun rider 28 tahun itu sudah mengucap salam perpisahan pada Crescent Suzuki dan World Superbike.
"Saya berterima kasih pada semua orang di Voltcom Crescent Suzuki atas semua upaya mereka di musim ini. Mereka telah bekerja dengan luar biasa sebagai sebuah tim dan kami berbagi hasrat yang sama untuk menang," ucap Laverty.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terjun di ajang MotoGP bukan sepenuhnya hal yang baru buat pebalap 28 tahun itu. Setidaknya di sudah beberapa musim berpartisipasi di ajang Grand Prix, meski untuk kelas 125 cc dan 250 cc. Pada periode 2004, 2007 dan 2008 turun di dua kelas tersebut Laverty tidak pernah benar-benar berprestasi, hasil terbaik yang dia raih adalah finis di posisi 13 pada balapan di China dan Italia.
Beberapa tim yang dikaitkan dengan Laverty di antaranya adalah Aspar, Pramac dan Forward. Laverty sendiri cenderung memilih menunggangi motor bermesin Honda.
"Untuk gaya membalap saya, saya selalu mengatakan kalau saya menyukai mengendarai Honda, tapi saya tidak berpikir kalau akan ada tempat tersedia," sahutnya seperti diberitakan Crash.
(din/mrp)











































