Dianggap Membahayakan Pebalap Lain, Marquez Diminta Lebih Tenang

Dianggap Membahayakan Pebalap Lain, Marquez Diminta Lebih Tenang

Doni Wahyudi - Sport
Selasa, 30 Jun 2015 13:54 WIB
Dianggap Membahayakan Pebalap Lain, Marquez Diminta Lebih Tenang
Mirco Lazzari gp/Getty Images
Assen -

Untuk kali kesekian di musim ini Marc Marquez terlibat insiden yang nyaris membuat pebalap rival jatuh. Aksi Marquez yang terlalu berani dinilai menbahayakan rider lain. Marquez pun diminta lebih tenang di atas lintasan.

Pebalap terakhir yang nyaris 'dijatuhkan' Marquez adalah Valentino Rossi. Keduanya terlibat duel sengit di MotoGP Belanda, yang memuncak pada tikungan terakhir jelang garis finis.

Rossi, yang dalam posisi memimpin ketika memasuki chicane, disalip Marquez dari sisi dalam. Saat motor keduanya bersenggolan, Rossi meluncur ke luar lintasan. Dia melaju melewati gravel tanpa terjatuh dan kembali ke trek untuk merebut kemenangan di seri tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ini bukan kali pertama Marquez nyaris membuat celaka pebalap lain. Di Argentina pada pertengahan April lalu Marquez malah terjatuh saat dia dianggap terlalu memaksakan diri ingin mengambil kembali status pemimpin balapan dari tangan Rossi.

Di Catalunya, kejadian nyaris serupa terjadi. Marquez terjatuh setelah dia mengambil risiko dalam upaya menyalip Jorge Lorenzo.

Soal gaya membalap Marquez yang dianggap berbahaya, sudah banyak dikomentari rider-rider lain sejak dia mulai turun di kelas MotoGP dua musim lalu. Namun dalam beberapa kesempatan, Marquez menegaskan kalau dia tidak akan mengubah pendekatan yang dilakukan.

"Saya melihat tayangan ulangnya berkali-kali dan satu-satunya kesempatan yang dipunya Rossi adalah menegakkan motornya dan melaju menuju gravel. Jika tidak begitu saya pikir dia dia tidak akan bisa melewati tikungan itu," analisa Andrea Iannone.

Pebalap Ducati yang sudah berulang kali berduel dengan Marquez itu meminta sang juara dunia untuk lebih kalem di atas lintasan. Marquez disebutnya sudah memberikan ancaman berupa kecelakaan ada pebalap lain.

"Marquez mencoba meraih kemenangan, dan dia hanya bisa menang dengan cara seperti itu, jika tidak dia tidak akan berhasil menang. Tapi meski melakukan cara itu dia tetap tidak menang. Di kesempatan lain dia harus lebih tenang karena itu semua memberikan rasa takut pada yang lain," lanjutnya seperti diberitakan La Gazzetta dello Sport.

Marquez sendiri, seusai jatuh di Catalunya, menyebut kalau main aman bukanlah gayanya. Mengambil risiko selalu jadi jalan yang dia tempuh.




(din/rin)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads