Roberto Mancini tahu kariernya di Timnas Italia sempat berakhir tidak baik-baik. Kini Mancini punya kesempatan memperbaikinya.
Mancini akhirnya diangkat sebagai pelatih baru Timnas Italia menggantikan Gennaro Gattuso. Mancini jadi kandidat keempat setelah Federasi Sepakbola Italia (FIGC) ditolak Carlo Ancelotti dan Pep Guardiola, serta membatalkan pengangkatan Andrea Pirlo.
Mancini akan ditemani Claudio Ranieri sebagai direktur teknik baru menggantikan Paolo Maldini serta Leonardo yang mundur, karena tidak sepaham dengan pejabat FIGC.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tugas berat ada di pundak Mancini untuk membawa sepakbola Italia bangkit setelah gagal ke Piala Dunia tiga edisi beruntun. Apalagi Mancini juga punya andil saat gagal membawa Gli Azzurri ke Piala Dunia 2022 di periode pertamanya.
Hal itu diperparah dengan perpisahan Mancini disebabkan konflik dengan Gabriele Gravina yang menjabat Presiden FIGC pada Agustus 2023. Tapi faktanya, Mancini kala itu mundur karena ditawari kontrak besar oleh Timnas Arab Saudi.
Oleh karenanya, Mancini menjadikan periode keduanya sebagai pelatih Italia sebagai cara untuk meminta maaf atas kesalahannya dulu.
"Saya minta maaf sebesar-besarnya," ujar Mancini terkait pengunduran dirinya pada 2023.
"Seperti kehilangan cinta sejati Anda rasanya. Dan itu artinya Anda melakukan sesuatu kesalahan fatal. Jadi, saya minta maaf, minta maaf banget atas apa yang terjadi dalam tiga tahun terakhir... Saya akan membawa timnas bangkit," sambungnya seperti dikutip AP.
"Apa yang terjadi tiga tahun lalu cuma masalah kurangnya komunikasi antara presiden Gabriele Gravina dan saya, karena jika kami bicara langsung maka ceritanya akan berbeda. Itu mutlak salah saya."
Saksikan Live DetikPagi :










































