Sirkuit Sepang menyisakan kenangan amat pahit untuk Paolo, yang putranya harus menghembuskan nafas terakhir dalam MotoGP Malaysia pada tahun 2011 lalu akibat sebuah kecelakaan di lintasan.
Pada akhir pekan lalu hadir sebuah insiden lain yang melibatkan Rossi dengan Marquez, dengan nama terakhir jatuh di putaran tujuh dan nama pertama dinyatakan bersalah oleh Race Direction sehingga mesti start dari posisi terakhir dalam balapan pamungkas di Valencia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Paolo, yang seperti mendiang putranya juga dikenal punya hubungan amat baik dengan Rossi, tak mau ikut terlibat jauh dalam perdebatan yang ada walaupun juga menegaskan dukungannya untuk The Doctor pada balapan 8 November mendatang.
"Tidak ada yang benar atau salah, daripada berargumen kita harus melihat bagaimana efek insiden itu kepada para rider muda yang baru berkompetisi," kata Paolo seperti dikutip La Gazzetta dello Sport.
"Aku harap Vale tetap bisa menyelesaikan tugasnya. Itu bisa dilakukan. Ia setidaknya mampu finis kelima dan setelah itu siapa tahu saja," tuturnya.
Rossi kini memuncaki klasemen dengan 312 poin. Lorenzo, rekan setimnya di Movistar Yamaha sekaligus pesaing tunggalnya, mengoleksi 305 poin. Jika Rossi, seperti diprediksi Paolo, finis kelima di Valencia untuk menambah 11 angka maka ia akan memiliki 323 poin dan untuk jadi kampiun dalam skenario itu ia butuh Lorenzo untuk finis di posisi tiga (321 poin) atau lebih buruk.
(krs/din)











































