Lorenzo sudah menjalani balapan terakhirnya bersama Yamaha di MotoGP Valencia, Minggu (13/11/2016) malam WIB. Setelah sembilan tahun dan total 156 balapan dijalani, dia memutuskan pergi untuk memperkuat Ducati. Lorenzo mempersembahkan kemenangan pada balapan terakhirnya bersama Yamaha.
Bergabung dengan Ducati akan menjadi pengalaman yang benar-benar baru untuk Lorenzo. Soalnya sejak awal karier di kelas MotoGP dia selalu membela Yamaha. Ducati sendiri mengalami kemajuan pesat di musim ini dengan meraih dua kemenangan melalui Andrea Iannone dan Andrea Dovizioso, padahal sebelumnya pabrikan asal Italia itu gagal menang dalam lima tahun lebih.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ya tentu saja. Di sini di Valencia, seperti Aragon, kami memprediksikan kalau Honda di lap-lap terakhir akan tangguh dibanding kami karena mereka kurang menekan ban dibanding kami. Di beberapa balapan terakhir Ducati juga memakai ban lebih baik dibanding kami, terutama ban depan. Mereka lebih sedikit memakai ban depan, saat balapan basah di Malaysia dan juga pada race kering di sini," ucap Rossi.
"Ducati punya motor yang sangat berbeda. Motornya punya beberapa titik lemah dibanding kami, tapi di lintasan lurus sangat cepat. Saya 100% yakin kalau Anda melupakan Lorenzo bersama Ducati di perebutan juara dunia 2017 maka Anda sangat bodoh. Karena saya pikir dia bisa sangat kompetitif," lanjut Rossi di Crash.
Sejak turun di ajang MotoGP pada 2003 silam, baru sekali Ducati merebut gelar juara dunia. Itu mereka lakukan pada 2007 bersama Casey Stoner. (din/nds)











































