DetikSport
Senin 10 April 2017, 11:15 WIB

Valentino Rossi si Rider Hari Minggu

Kris Fathoni W - detikSport
Valentino Rossi si Rider Hari Minggu Foto: AFP PHOTO / JUAN MABROMATA
Jakarta - Sekali lagi Valentino Rossi memperlihatkan betapa dirinya adalah rider hari Minggu; tertatih di hari sebelum itu, lalu ganas saat balapan di hari Minggu.

Musim ini rider Movistar Yamaha tersebut setidaknya sudah memperlihatkan kecenderungan tersebut dalam dua seri pertama; di Qatar dan Argentina.

Dalam balapan pembuka musim di Losail, Qatar, Rossi mampu finis ketiga kendatipun bersusah payah dalam tes pramusim dan bahkan sesi-sesi menuju balapan.

Kecenderungan serupa diperlihatkan rider Italia berusia 38 tahun tersebut pada balapan seri kedua di Autodromo Termas de Río Hondo, Argentina, Senin (10/4/2017) dinihari WIB.

Sebelum bicara mengenai hasil Rossi di race teranyar ini, mari sedikit mundur ke belakang melihat hasil yang diraih Rossi dalam sesi-sesi menjelang balapan di Argentina.

Di latihan pertama ia ada di posisi 16 dengan jarak nyaris 1 detik dari Maverick Vinales, rekan satu timnya, yang mencatatkan waktu putaran terbaik.

Di latihan kedua Rossi menempati posisi serupa, kali ini terpaut lebih dari 1 detik dari Vinales yang kembali mengukir waktu tercepat.

Di latihan ketiga Rossi berada di posisi 13 dengan rentang waktu nyaris 1 detik dari Cal Crutchlow (LCR Honda) yang memiliki waktu paling oke.

Sedangkan di sesi kualifikasi, Rossi harus puas menempati posisi tujuh. Catatan waktunya terpaut 1,760 detik dari Marc Marquez (Repsol Honda) yang meraih pole.

Lantas apa yang terjadi dalam balapan di Argentina? Penggemar MotoGP tentu tahu kalalu Rossi menyudahi balapan itu di posisi dua sekaligus membuat Movistar Yamaha finis 1-2 -- dengan Vinales memenangi balapan. Ini sekaligus menjadi podium ke-223 dalam karier Rossi, yang dalam balapan itu menjalani grand prix ke-350.

"Itu bukan sulap, kami memang bekerja seperti ini," ujar Rossi seraya tersenyum, seperti dikutip GPOne.com.

"Saya menuju balapan selangkah demi selangkah, ada banyak rider yang membuat waktu putaran cepat dalam latihan, tapi saya selalu berpikir lebih ke depan menuju balapan. Menilik posisi, saya kelihatannya memang lebih ke belakang dibandingkan Qatar, padahal saya sebenarnya memperlihatkan laju yang konstan," sebutnya.




(krs/fem)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed