DetikSport
Selasa 11 April 2017, 11:33 WIB

Marah Besar, Lorenzo Banting Motornya Usai Crash di Argentina

Doni Wahyudi - detikSport
Marah Besar, Lorenzo Banting Motornya Usai Crash di Argentina Foto: Mirco Lazzari gp/Getty Images
Jakarta - Kegagalan finis di MotoGP Argentina benar-benar membuat Jorge Lorenzo kecewa. Usai crash dia marah besar dan membanting motornya.

MotoGP Argentina jadi mimpi buruk untuk Lorenzo. Menjalani balapan keduanya bersama Ducati dia gagal meraih poin - setelah pada seri pertama di Qatar cuma dapat posisi 11.

Meski sempat melesat selepas start, juara dunia tiga kali itu kemudian terjatuh setelah bersenggolan dengan motor yang ditunggangi Andrea Iannone.

Setelah terjatuh, Lorenzo terpisah cukup jauh dari motornya. Rider asal Spanyol itu kemudian bergegas berlari menuju tunggangannya yang tergeletak di atas rumput dan langsung berusaha membangkitkan motor tersebut. Karena baru di lap awal, Lorenzo berupaya untuk kembali ke lintasan melanjutkan race.

Tapi upayanya menegakkan motor tidak mudah, dia kesulitan dalam upayanya. Saat Desmosedici GP17 itu berhasil berdiri, Lorenzo akhirnya menyadari kalau balapan sudah berakhir untuknya.

Pada momen itulah kemarahan Lorenzo meledak. Dengan emosi dia seperti berteriak ke arah motornya. Tak lama kemudian dia membanting motor tersebut hingga kembali terkapar di atas rumput. Beberapa steward yang berada di sekitar Lorenzo kemudian menghampir motor berupaya membawanya ke tempat aman.



Lorenzo sendiri langsung ngeloyor pergi sambil masih menunjukkan kekecewaan besar. Sambil berjalan menuju motor yang akan mengangkutnya ke paddock, mantan rider Yamaha itu terlihat masih marah-marah.

Dalam pernyataannya usai balapan, Lorenzo mengklaim kalau dirinya setidaknya bisa finis di posisi enam besar.
(din/rin)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed