detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Jumat, 07 Agu 2020 15:01 WIB

Puncaki Klasemen MotoGP, Quartararo Tak Rasakan Tekanan

Okdwitya Karina Sari - detikSport
JEREZ DE LA FRONTERA, SPAIN - JULY 19: Fabio Quartararo of France and Petronas Yamaha SRT  celebrates the victory on the podium at the end of the MotoGP race during the MotoGP of Spain - Race at Circuito de Jerez on July 19, 2020 in Jerez de la Frontera, Spain. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images) Fabio Quartararo mengaku tidak tertekan usai menjadi rider to beat di MotoGP 2020. (Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp)
Brno -

Fabio Quartararo menjadi rider to beat di MotoGP 2020. Meski begitu situasi ini tidak lantas membuat Quartararo merasakan tekanan.

Pebalap Petronas SRT itu melesat di awal musim ini setelah mendapatkan motor dengan spesifikasi pabrikan Yamaha. Quartararo berhasil memenangi dua balapan pertama di Spanyol dan Andalusia, mengalahkan Maverick Vinales.

Kemenangan-kemenangan Fabio Quartararo itu pun bisa dibilang cukup dominan. Di seri pertama, Quartararo melintasi garis finis Sirkuit Jerez dengan keunggulan lebih dari 4,5 detik kemudian unggul 4,4 detik di balapan kedua.

Alhasil, Quartararo berhak atas puncak klasemen sementara MotoGP dengan perolehan 50 poin diikuti Vinales yang mengumpulkan 40 poin di bawahnya. Tak pelak, Quartararo kini difavoritkan menjadi juara dunia di 2020 apalagi setelah Marc Marquez tumbang akibat cedera lengan berkepanjangan.

Meski demikian, Quartararo berkukuh belum mau memikirkan gelar juara karena kejuaraan masih dini. Pebalap berusia 21 tahun ingin fokus meraih kemenangan sebanyak mungkin, termasuk di MotoGP Ceko akhir pekan ini.

"Aku tidak merasakan tekanan untuk kejuaraan ini. Sekarang baru balapan ketiga dan aku menjalaninya satu demi satu balapan," kata Quartararo dilansir GPOne.

"Aku tidak pernah berada di situasi seperti ini sebelumnya di sebuah kejuaraan level tinggi seperti ini, tapi kukira tidak tepat dengan sudah memikirkan gelar juara saat kejuaraan baru memasuki balapan ketiga. Aku tidak merasakan tekanan tuh, bagiku sama saja seperti sebelumnya."

"Aku memang gembira karena unggul di klasemen dan terutamanya bagaimana pekerjaan kami. Kupikir kami memiliki potensi untuk selalu bertarung memburu kemenangan-kemenangan dan podium-podium dan aku tidak ingin fokus pada gelar juara, karena kurasa hal itu datang sebagai sebuah konsekuensi," lugas Fabio Quartararo.



Simak Video "Gagal Naik Podium MotoGP Ceko, Quartararo Cuma Finis Ketujuh"
[Gambas:Video 20detik]
(rin/aff)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com