detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Senin, 17 Agu 2020 06:50 WIB

Nyaris Dihantam Motor Morbidelli dan Zarco, Ini Kata Valentino Rossi

Adhi Prasetya - detikSport
SPIELBERG, AUSTRIA - AUGUST 14:  Valentino Rossi of Italy and Monster Energy Yamaha MotoGP Team speaks  in box during the MotoGP Of Austria - Free Practice at Red Bull Ring on August 14, 2020 in Spielberg, Austria. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images) Valentino Rossi selamat dari insiden horor di MotoGP Austria. Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp
Spielberg -

Valentino Rossi nyaris menjadi korban kecelakaan horor di MotoGP Austria 2020. Apa kata The Doctor terkait insiden yang hampir membahayakan jiwanya tersebut?

Di Red Bull Ring, Minggu (16/8), tabrakan terjadi antara Franco Morbidelli dan Johann Zarco di lap ke-9, jelang tikungan ke-3. Motor Morbidelli langsung terseret aspal, melayang-layang ke arah tikungan.

Rossi lalu melintas sebelum kemudian motor Morbidelli masuk ke lintasan. Dari tayangan ulang, terlihat jarak keduanya hanya terpisah beberapa meter.



Tak lama kemudian, giliran motor Desmosedici-19 milik Zarco yang melayang di depan Rossi. Beruntung, juara dunia 9 kali itu kembali lolos dari hantaman maut.

Ditanya apakah kejadian itu merupakan insiden paling berbahaya dalam kariernya, Rossi pun tak membantahnya.

Baca juga: [Fokus] Drama di MotoGP Austria

"Ya, bisa jadi. Motor Morbidelli membuat saya sakit, bahkan motor Ducati punya Zarco lewat hanya berjarak beberapa meter di depan saya. Itu sangat berbahaya sekali," kata Rossi, dikutip Sky Sport Italia.

"Kadang tabrakan semacam ini terjadi karena sedang sial, seorang pebalap memotong jalur pebalap lain tanpa sengaja, itu mungkin hanya kesialan saja. Tapi yang barusan itu disengaja. Lihat saja tayangan ulangnya lebih cermat."

"Zarco mengubah jalur lintasannya saat mengerem, dia melakukannya dengan sadar, coba pikirkan itu, ini adalah hal serius yang mestinya tak terjadi," sambung Rossi.

Sebelumnya di balapan Moto2, pebalap Malaysia Hafizh Syahrin juga mengalami kecelakaan usai menabrak motor Enea Bastianini, yang sudah jatuh lebih dulu dalam insiden tunggal. Rossi menyebut hal itu berbeda dengan yang dialami Morbidelli dan Zarco.

"Bastianini tadi juga crash di Moto2 tapi dia tak bisa apa-apa, Syahrin sedang tak beruntung karena ada motor (punya Bastianini) yang tergeletak di lintasannya. Tapi Zarco beda, dia memotong jalur pebalap lain dengan kecepatan 300 km per jam, padahal ada tikungan hairpin di depan. Itu artinya dia gila," jelas The Doctor mengomentari insiden horor itu.

(adp/mrp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com