detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Senin, 17 Agu 2020 08:15 WIB

Tabrakan dengan Morbidelli, Gaya Balapan Zarco Dikritik

Adhi Prasetya - detikSport
SPIELBERG, AUSTRIA - AUGUST 13: Johann Zarco of France and Reale Avintia Racing looks on during the press conference pre-event during the MotoGP Of Austria - Previews at Red Bull Ring on August 13, 2020 in Spielberg, Austria. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images) Zarco memotong jalur Morbidelli, mengakibatkan keduanya bertabrakan di MotoGP Austria 2020. Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp
Spielberg -

MotoGP Austria 2020 diwarnai kecelakaan yang melibatkan Franco Morbidelli dan Johann Zarco. Pebalap Aprilia, Aleix Espargaro, mengkritik gaya membalap Zarco.

Di Red Bull Ring, Spielberg, Minggu (16/9/2020), Morbidelli menabrak Zarco saat balapan menyisakan 20 lap lagi. Motor keduanya pun rusak karena terpelanting jauh, dan nyaris menghantam Valentino Rossi yang sedang melaju kencang.

Meski terseret jauh, Zarco dan Morbidelli tak mengalami cedera serius, namun keduanya tak mampu melanjutkan balapan. Insiden ini menjadi yang kedua secara beruntun bagi Zarco, setelah di MotoGP Ceko pekan lalu ia bersenggolan dengan Pol Espargaro, mengakibatkan pebalap KTM itu crash.


Usai balapan MotoGP Austria, Aleix pun mengomentari insiden Morbidelli-Zarco, yang terjadi di depan matanya.

"Posisi saya ada di belakang Valentino dan jika salah satu motor dari motor Morbidelli atau Zarco sampai menghantamnya, itu akan jadi hari terburuk dalam sejarah MotoGP," kata Aleix, dikutip dari GPOne.

"Kejadian seperti ini selalu melibatkan Zarco. Untungnya tak ada masalah serius yang terjadi."

"Di momen itu, memang sulit mengontrol motor karena kecepatan, angin, jejak asap, bahkan karena sayap aerodinamik, kami akan membahas ini dalam komisi keselamatan. Selalu ada perubahan tiba-tiba dalam hal downforce dan pengereman pun cukup kompleks."


"Ketika ada di situasi seperti itu, kamu harus lebih hati-hati dan Zarco tidak demikian. Dia selalu melewati batas," kritik Espargaro.

Espargaro pun mengingatkan bahwa di balapan, rider tak boleh hanya memikirkan diri sendiri, namun juga pebalap lainnya.

"Beberapa pebalap kadang cuma berpikir soal dirinya saja, itu tak bagus karena sebagai pebalap kamu harus memikirkan 80 persen soal dirimu dan 20 persen lagi untuk pebalap lain," kata Espargaro.

"Saya bingung, kenapa dia (Zarco) tak menunggu satu lap lagi? Dia juga sedang tidak mengejar kemenangan, bukan di lap terakhir juga. Kalau kamu selalu mendekati batas dan kadang melewatinya, maka tak heran bila sesuatu bisa terjadi," jelas abang Pol Espargaro itu.



Simak Video "Detik-detik Crash Maut Zarco-Morbidelli di MotoGP Austria"
[Gambas:Video 20detik]
(adp/mrp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com