detikSport
Follow detikSport Linkedin share
Sabtu, 22 Agu 2020 15:01 WIB

MotoGP Styria: Zarco Ikhlas Dihukum Start dari Pit Lane

Adhi Prasetya - detikSport
SPIELBERG, AUSTRIA - AUGUST 14: Johann Zarco of France and Reale Avintia Racing looks on in box during the MotoGP Of Austria - Free Practice at Red Bull Ring on August 14, 2020 in Spielberg, Austria. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images) Zarco dihukum start dari pit lane di MotoGP Styria. Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp
Jakarta -

Johann Zarco mendapat hukuman start dari pit lane di MotoGP Styria, Minggu (23/8). Rider Avintia Racing ini pun memutuskan tak mengajukan banding, meski tak suka dengan keputusan tersebut.

Pada Jumat (21/8) kemarin, Zarco dinyatakan bersalah atas insiden kecelakaan yang menimpa dirinya dan Franco Morbidelli di MotoGP Austria pekan lalu. Steward FIM MotoGP yang menginvestigasi kejadian tersebut menyatakan 'ada bukti mengenai cara berkendara yang tak bertanggung jawab dari Johann Zarco, yang berujung pada penalti'.

Usai mengetahui keputusan itu, Zarco sempat berpikir untuk mengajukan banding. Namun akhirnya ia memutuskan move on dan menjalaninya.

"Hal positif bagi saya saat ini adalah saya dinyatakan fit untuk balapan besok. Pergelangan tangan kanan saya pulih dengan cepat dan saya senang. Masih ada sakit, itu normal, lihat saja nanti bagaimana saya mengontrol rasa sakitnya. Tapi saya senang sudah diizinkan membalap," kata Zarco, dikutip dari Crash.

"Saya tak senang dengan hukuman yang diberikan. Saya sempat ingin banding, tapi kondisinya agak tricky. Permasalahannya bisa panjang, dan jika banding saya tak diterima, situasinya akan tak bagus."

"Jadi saya memilih menerimanya, mulai balapan dari pit lane, dan menyudahi ribut-ribut ini. Lebih baik begitu, lalu membalap sebaik mungkin di Misano (MotoGP San Marino), di mana saya akan fit 100 persen."

"Lagipula, target saya adalah bertahan dengan Ducati dan mendapat motor terbaik, bukan mengejar jadi juara dunia. Mulai balapan dari pit lane bukanlah kiamat bagi saya," jelas rider Prancis ini.

Meski demikian, Zarco masih menyisakan kritik buat para panelis yang memeriksa insiden kecelakaan pekan lalu. Ia heran mengapa bisa sampai dihukum.

"Pekerjaan mereka memang tak mudah, tapi saya tak yakin dengan penilaian para steward. Saya rasa begitu. Saya pikir mereka bukan orang yang tepat untuk menilai. Harusnya ada orang lain," kata Zarco.

(adp/krs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com